Cewek Hati-Hati Lewat Jalan Sukapura Cilincing, Rawan Begal Payudara

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 13 Januari 2025
Cewek Hati-Hati Lewat Jalan Sukapura Cilincing, Rawan Begal Payudara

Rekaman CCTV detik-detik pelecehan payudara terhadap seorang wanita di Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA/HO-Polrestro Jakarta Timur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua orang perempuan, masing-masing berinisial AR (20) dan WM (19) menjadi korban begal payudara oleh seorang pengedara sepeda motor saat berjalan di Jalan Sukapura Cilincing, Jakarta Utara.

Kedua cewek itu menjadi korban pelecehan seksual di hari yang sama, dengan selang waktu beda beberapa jam.

"Saya jadi korban, saat ingin membeli makan bersama rekan di Jalan Sukapura menuju Semper," kata korban AR, saat ditemui media di Jakarta, Senin (13/1).

AR mengatakan saat itu dirinya sedang mengendarai motor membonceng teman wanitanya. Kondisi jalan saat itu juga terlihat masih ramai sehingga dirinya tak merasa curiga ada yang mengikuti dari belakang.

Baca juga:

Agus Difabel Tersangka Pelecehan Seksual Resmi Ditahan

Namun, tiba-tiba pelaku menyalip motor AR dan langsung memegang payudara secara paksa. "Tiba-tiba dia melakukan hal bejat ke saya dengan menyalip motor saya sampai mepet, baju saya ketarik dikit karena kencangnya dia meraih dada saya," tutur korban.

Bukan hanya AR, selang dua jam dilansir Antara, perempuan lain berinisial WM (19) juga mengalami pembegalan payudara di lokasi yang sama. Kebetulan, WM juga merupakan teman AR.

"Teman saya di jalan yang sama dan dengan ciri-ciri orang yang sama cuma beda waktu aja, kejadian teman saya yang juga lewat situ, kena juga sama orang tersebut," ungkap dia.

Baca juga:

CCTV KRL Kini Otomatis Deteksi Pelaku Pelecehan yang Pernah Dilaporkan

AR mengungkapkan ciri-ciri pelaku pembegalan payudara di Jalan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara adalah menggunakan motor besar berwarna biru.

Namun, sayangnya dia tidak ingat motor merek apa yang digunakan pelaku beserta nomor polisinya (nopol). "Naik motor besar biru, jaket hitam, helm 'full face' (helm teropong)," tandas korban. (*)

#Begal Payudara #Pelecehan Seksual #Jakarta Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Bagikan