Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo

Warga dapatkan jenang di kawasan Ngarsopuro dalam rangka HUT ke-281 Kota Solo, Rabu (17/2). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Koridor Ngarsopuro Solo, Jawa Tengah berjubel lautan manusia menanti dimulainya Festival Jenang Solo 2026 dalam rangka HUT ke-281 tahun Kota Solo, Selasa (17/2).

Anak-anak, orang tua, hingga wisatawan tumpah ruah rela berpanas-panasan.

Sementara di sisi kanan-kiri kawasan yang berada di Jalan Diponegoro itu berderet stan-stan yang menyuguhkan beragam menu jenang atau bubur.

Waktu yang dinanti pun datang, warga yang sejak pagi datang langsung berebut jenang yang dibungkus dalam kemasan takir atau wadah berbahan daun pisang. Dalam waktu sekitar 10 menit sebanyak 15.000 jenang ludes.

Baca juga:

Ketik Tembok Ratapan Solo di Google Maps Malah Nyasar ke Rumah Jokowi

Wakil Wali Kota Solo Astrid mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-281 Kota Solo sebelumnya diawali dengan upacara di Stadion Sriwedari. Festival Jenang Solo ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa keselamatan bagi masyarakat.

“Dalam kebudayaan Jawa, jenang dipercaya sebagai simbol permohonan keselamatan kepada Tuhan. Sifatnya yang lengket melambangkan harapan agar masyarakat Solo tetap guyub rukun,” ujar Astrid, Selasa (17/2).

Astrid menyebut, tahun ini terasa semakin istimewa karena peringatan Hari Jadi Kota Solo yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek.

Pemerintah Kota Solo pun menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Tionghoa yang merayakan, sebagai simbol harmoni dan keberagaman.

“Kami bagikan 15.000 takir jenang gratis pada masyarakat. Jenang ini bentuk tradisi lokal sekaligus jadi ladang UMKM warga Solo,” pungkasnya.

Seorang warga asal Kabupaten Sukoharjo, Sri Hartini (45) mengaku sengaja datang ke Solo karena ingin menyaksikan keseruan Festival Jenang Solo, terutama saat sesi berebut jenang gratis.

Ia mengaku senang bisa mendapatkan beberapa tangkir jenang sumsum untuk dirinya dan dua anaknya yang ia ajak meskipun harus berdesak-desakan saat ingin mengambil jenang tersebut.

"Ya tadi sempat berdesak-desakan, tapi akhirnya dapat juga tiga tangkir. Lumayan, senang sekali saya," katanya.

Festival Jenang Solo 2026 diawali dengan kirab budaya dari Perempatan Pasar Pon menuju panggung utama di depan Omah Sinten.

Kirab dipimpin oleh Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, sebelum dilanjutkan prosesi seremonial. (Ismail/Jawa Tengah).

#Solo #Festival Jenang #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ojol Soloraya Gelar Doa Bersama hingga Galang Dana untuk NTT, Peringati Tragedi Kematian Affan
Ojol Soloraya berkumpul menggelar doa bersama memperingati setahun meninggalnya Affan Kurniawan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Ojol Soloraya Gelar Doa Bersama hingga Galang Dana untuk NTT, Peringati Tragedi Kematian Affan
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Tradisi
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Dua gamelan sekaten tersebut dibunyikan sebagai tanda dimulainya acara adat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau Grebeg Mulud Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Indonesia
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Kejari Solo menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana hibah KONI. Kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Indonesia
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Didi bersikap kooperatif saat didekati keeper atau pawangnya sebelum dibius.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Bagikan