Cek nih, Tanda Kucing Depresi
Kucing juga bisa mengalami depresi. (Foto: Pixabay_nhudaibnumukhtar)
KUCING juga bisa depresi. Meskipun terkenal cuek bebek, sebenarnya kucing sangat peduli kepada tuannya. Banyak orang berpikir kucing tak butuh dihibur karena angkuh dan seolah tak butuh kasih sayang. Padahal, sebenarnya kucing bukan tipe yang mengungkapkan rasa sayang kepada pemiliknya secara gamblang seperti anjing. Namun, keberadaannya di dekat kita secara tidak langsung merupakan tanda cintanya yang paling tulus.
Selalu dihibur keberadaan sang kucing peliharaan yang lucu dan menggemaskan, apakah kita sebagai pemiliknya sudah sering memantau kebahagiaannya? Karena meski diurus dengan baik, diberikan makanan terbaik, dan selalu diajak main, kucing tetap bisa mengalami gangguan depresi karena faktor yang tidak terduga.
BACA JUGA:
Kucing bukan hewan yang ekspresif saat mengungkapkan sesuatu. Ketika sedang sakit kucing bukan tipe hewan yang langsung menunjukkan bahwa ada yang salah dengan tubuhnya kepada pemiliknya. Ketika sedang merasa depresi karena trauma atau takut berkepanjangan terhadap sesuatu, kucing juga tak langsung minta perlindungan pemiliknya. Begini tanda-tanda kucingmu mengalami depresi.
1. Tidak nafsu makan
Kucing merupakan salah satu hewan yang hobi makan dan ngemil. Jadi, ketika ada yang salah pada dirinya entah itu sakit atau depresi, yang pertama dilakukan oleh kucing adalah mogok makan. Duh, seperti orang lagi patah hati saja, ya? Sama seperti manusia yang pikirannya sedang kacau, kucing yang galau juga menjadi tak selera meskipun di depannya ada makanan kesukaannya.
BACA JUGA:
Mengenal Maxwell, Kucing Lucu yang Berseliweran di FYP TikTok
2. Menyendiri
Meskipun terkenal cuek, kucing sebenarnya suka sekali bermain dengan manusia. Dengan mainan tongkat bulu ayam, mainan lonceng, atau mainan yang memiliki lampu laser kecil. Tapi saat sedang depresi, kucing lebih suka menyendiri karena kehilangan minat terhadap aktivitas harian yang biasa dilakukan olehnya. Terlebih kucing sangat menghindari hewan lain dan orang asing ketika sedang depresi.
3. Spraying
Kucing yang depresi cenderung akan spraying atau buang air kecil sembarangan karena merasa lebih aman ketika satu ruangan terdapat bau dirinya sendiri. Jadi, ketika kucing yang sudah terlatih untuk buang air kecil dan buang air besar di litter box tiba-tiba melakukan spraying di seluruh rumah, sudah dapat dipastikan ada yang salah dengan si kucing. Bisa karena sakit, bisa juga karena kucing tersebut sedang depresi.(Mar)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Kucing Uya Kuya Terlantar Pasca-Penjarahan. Kini Dirawat Puskeswan Ragunan Masih Diinfus
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
DKI Jakarta Targetkan 22 Ribu Sterilisasi Kucing 2025, Strategi Jitu Kendalikan Populasi Hewan Liar
Kucing Merah Kalimantan Muncul Setelah 20 Tahun, Ini Keunikan dan Ancaman terhadap Keberadaannya
Aduh! Kucing Ini Jadi Kurir Narkoba di Penjara Kosta Rika, Diamankan Petugas dan Dibawa ke Layanan Kesehatan Hewan