Cegah COVID-19 dan Cacar Monyet Menggunakan Sabun Antibakteri
Cacar monyet dan COVID-19 disebabkan oleh virus. (Foto: Unsplash/Fusion Medical Animation)
SEMANGAT memiliki tubuh sehat jangan pernah kendor. Pandemi belum sepenuhnya berakhir, sehingga kamu tidak boleh lengah mempersiapkan tubuh nan sehat untuk memerangi virus Corona. Terlebih, selain COVID-19, virus cacar monyet juga menyerang beberapa negara. Meskipun belum masuk ke Indonesia, kamu harus tetap waspada dengan virus cacar monyet.
Menurut data dari COVID-19.go.id per 17 Agustus 2022, terdapat 6.297.484 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Indonesia. Lalu data dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) per 19 Agustus 2022 menyebutkan ada 40.399 orang yang terjangkit virus cacar monyet di beberapa negara.
Baca Juga:
COVID-19 dan cacar monyet merupakan dua penyakit yang sama-sama ditularkan melalui virus. Oleh karena itu, kunci untuk mencegah penyakit ini salah satunya ialah menjaga kebersihan tubuh. Praktisi kesehatan dr. Valda Garcia mengatakan menjaga kebersihan tubuh akan lebih maksimal apabila kamu mandi menggunakan sabun antibakteri.
"Penggunaan sabun anti-bacterial merupakan langkah perlindungan ekstra, karena bekerja membunuh virus dan bakteri dengan lebih ampuh," ujarnya saat ditemui merahputih.com di Jakarta Pusat, Kamis (18/8).
Menurut Valda, virus memiliki kemampuan untuk bermutasi. Virus akan terus bermutasi untuk bertahan hidup dalam tubuh kita. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghentikan mutasi virus adalah membunuhnya dengan mandi menggunakan sabun antibakteri.
Baca Juga:
Selain itu, lanjut Valda, sabun antibakteri akan semakin memberikan perlindungan maksimal apabila mengandung Chlorhexidine Gluconate (CHG). Kandungan tersebut berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri lebih cepat dan lebih lama. "CHG itu kandungan paling tertinggi untuk melawan virus," paparnya.
Sabun antibakteri dengan kandungan CHG sudah beredar di pasaran. Sabun Proguard dari Wings Group salah satunya. Produk sabun tersebut memiliki tiga varian baru, yakni Daily Cleansing yang mengandung eucalyptus sebagai antibakteri alami, Daily Purifying dengan kandungan sea mineral untuk mengangkat kotoran dan minyak berlebih, serta Daily Refreshing memiliki kandungan lemongrass scent, yang efektif melawan kuman dan bakteri penyebab bau badan.
Selain itu, dokter yang melakukan praktek di Rumah Sakit Ciputra tersebut juga menegaskan agar siapapun tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Sebab di samping mencegah COVID-19, prokes tersebut juga melindungi kamu dari paparan virus cacar monyet. "Kalau kita menjaga daya tahan tubuh yang baik dan menerapkan protokol kesehatan pasti akan meminimalisir risiko infeksi," tutupnya. (ikh)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta