Kesehatan

Cegah COVID-19 dan Cacar Monyet Menggunakan Sabun Antibakteri

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 19 Agustus 2022
Cegah COVID-19 dan Cacar Monyet Menggunakan Sabun Antibakteri

Cacar monyet dan COVID-19 disebabkan oleh virus. (Foto: Unsplash/Fusion Medical Animation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMANGAT memiliki tubuh sehat jangan pernah kendor. Pandemi belum sepenuhnya berakhir, sehingga kamu tidak boleh lengah mempersiapkan tubuh nan sehat untuk memerangi virus Corona. Terlebih, selain COVID-19, virus cacar monyet juga menyerang beberapa negara. Meskipun belum masuk ke Indonesia, kamu harus tetap waspada dengan virus cacar monyet.

Menurut data dari COVID-19.go.id per 17 Agustus 2022, terdapat 6.297.484 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Indonesia. Lalu data dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) per 19 Agustus 2022 menyebutkan ada 40.399 orang yang terjangkit virus cacar monyet di beberapa negara.

Baca Juga:

Risiko Cacar Monyet pada Anak Masih Rendah

COVID-19 dan cacar monyet merupakan dua penyakit yang sama-sama ditularkan melalui virus. Oleh karena itu, kunci untuk mencegah penyakit ini salah satunya ialah menjaga kebersihan tubuh. Praktisi kesehatan dr. Valda Garcia mengatakan menjaga kebersihan tubuh akan lebih maksimal apabila kamu mandi menggunakan sabun antibakteri.

Sabun antibakteri ampuh membunuh virus. (Foto: CDC)

"Penggunaan sabun anti-bacterial merupakan langkah perlindungan ekstra, karena bekerja membunuh virus dan bakteri dengan lebih ampuh," ujarnya saat ditemui merahputih.com di Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

Menurut Valda, virus memiliki kemampuan untuk bermutasi. Virus akan terus bermutasi untuk bertahan hidup dalam tubuh kita. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghentikan mutasi virus adalah membunuhnya dengan mandi menggunakan sabun antibakteri.

Baca Juga:

2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet

Selain itu, lanjut Valda, sabun antibakteri akan semakin memberikan perlindungan maksimal apabila mengandung Chlorhexidine Gluconate (CHG). Kandungan tersebut berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri lebih cepat dan lebih lama. "CHG itu kandungan paling tertinggi untuk melawan virus," paparnya.

dr.Valda Garcia (paling kanan) saat menghadiri acara peluncuran sabun cair ProGuard di Jakarta Pusat. (Foto: Wings Group)

Sabun antibakteri dengan kandungan CHG sudah beredar di pasaran. Sabun Proguard dari Wings Group salah satunya. Produk sabun tersebut memiliki tiga varian baru, yakni Daily Cleansing yang mengandung eucalyptus sebagai antibakteri alami, Daily Purifying dengan kandungan sea mineral untuk mengangkat kotoran dan minyak berlebih, serta Daily Refreshing memiliki kandungan lemongrass scent, yang efektif melawan kuman dan bakteri penyebab bau badan.

Selain itu, dokter yang melakukan praktek di Rumah Sakit Ciputra tersebut juga menegaskan agar siapapun tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Sebab di samping mencegah COVID-19, prokes tersebut juga melindungi kamu dari paparan virus cacar monyet. "Kalau kita menjaga daya tahan tubuh yang baik dan menerapkan protokol kesehatan pasti akan meminimalisir risiko infeksi," tutupnya. (ikh)

Baca Juga:

WHO Nyatakan Fase Akut COVID-19 Berakhir Pertengahan 2022

#Kesehatan #Cacar Monyet #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan