Cegah Banjir, Fadli Zon Minta Ahok Tegas Pada Pengusaha Mall

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Selasa, 10 Februari 2015
Cegah Banjir, Fadli Zon Minta Ahok Tegas Pada Pengusaha Mall

Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat menghadiri pelantikan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon, meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar bersikap tegas dengan pengusaha mall (pusat perbelanjaan) di ibu kota.

Fadli meminta kepada Ahok untuk menekan pertumbuhan mall di Jakarta. Sebab, dengan banyaknya mall berdiri di Jakarta, lahan untuk resapan air semakin berkurang. Berkurangnya lahan resapan air menjadi salah satu alasan Jakarta kerap kebanjiran saat musim hujan tiba.

"Coba dong Gubernur DKI terapkan, kalau betul-betul mau tegakkan hukum di Jakarta. Mall itu berikan ruang penyerapan jangan salahkan daerah lain," kata Fadli kepada awak media di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).

BACA JUGABanjir Jakarta: Pintu Air Karet Siaga I

Lebih lanjut, pria kelahiran 1 Juni 1971 ini menambahkan, banjir yang melanda ibu kota dipicu dari keterbatasan ruang atau lahan resapan air. Hal tersebut diperparah dengan berdirinya banyak bangunan-bangunan di Jakarta. Dalam waktu singkat Jakarta sudah berubah menjadi hutan beton.

"Kita lihat bangunan apartemen dan mall. Mall-nya lebih dari seratus, sudah menyedot air tanah kemudian tidak ada penyerapan. Jadi, Jakarta sendiri ruang penyerapan rendah," tandas Fadli.

BACA JUGACeloteh Konyol Bastian Tentang Banjir Jakarta

Diberitakan sebelumnya, Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta mengaku heran dengan banjir yang masih merendam istana negara. Menurutnya, Istana Kenegaraan tidak akan kebanjiran, sebab waduk Pluit dan beberapa saluran air penghubung kawasan masih terhubung dengan baik.

Bukan hanya itu, mantan politisi Gerindra ini menambahkan, CCTV yang berada di Istiqlal juga mati. Ahok mencurigai, bahwa terendamnya istana akibat sabotase.

Saya enggak tahu sabotase atau sengaja, tapi saya suudzon (berpikir negatif)," ujar Ahok, di Balai kota, Senin (9/2). (Bhd)

#Gubernur DKI Jakarta #Banjir Kecaman #Penanggulangan Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Indonesia
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Data terbaru BPBD yang dirilis pada pukul 11.00 WIB menunjukkan genangan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan mencapai 1,7 meter di beberapa lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Bagikan