Catat! Mulai 23 Mei Transaksi di Gerbang Tol Cikarang Utama Dipindahkan ke Cikampek Utama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Mei 2019
Catat! Mulai 23 Mei Transaksi di Gerbang Tol Cikarang Utama Dipindahkan ke Cikampek Utama

Ilustrasi gerbang tol (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Jasa Marga (Persero) mulai 23 Mei 2019 akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke KM 70. Relokasi GT ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan untuk mengurangi kepadatan atau antrean di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"GT Cikarang Utama akan ditiadakan, sebagai gantinya, Jasa Marga membangun GT Cikampek Utama di KM 70 untuk pengguna jalan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan GT Kalihurip Utama di KM 67 untuk pengguna jalan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi)," ujar GM Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R. Lukman di kantor Kementerian PUPR, Kamis (16/5).

BACA JUGA: Sambut Arus Mudik Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Bakal Ramah Terhadap Anak

Menurut Raddy, pemindahan ini dilakukan berdasarkan oleh berbagai faktor. Pertama, tidak memadainya lagi kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama akibat adanya pembangunan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di GT Cikarang Utama. Dimana, pembangunan itu berdampak pada berkurangnya kapasitas transaksi dengan menutup enam gardu operasi.

Kedua, keberadaan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di sekitar GT Cikarang Utama menyebabkan terjadinya bottleneck dan antrean kendaraan.

Ketiga, Tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa menyebabkan arus lalu lintas saat periode mudik dan balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diprediksi meningkat 15% dibandingkan periode sama tahun lalu.

"Sehingga kapasitas GT Cikarang Utama saat ini tidak mampu menampung volume kendaraan tersebut," kata dia.

Sejumlah kendaraan pemudik mulai melintasi jalur tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (9/7). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Keempat, membagi beban lalu lintas transaksi pada GT Cikarang Utama yang saat ini menerima beban transaksi kendaraan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi).

"Sekaligus memisahkan cluster Trans Jawa jalur utara dan selatan," jelas dia.

Kelima, adanya pergeseran pola perjalanan lalu lintas komuter yang semula hanya sampai di Cikarang, kini melebar ke arah Karawang.

Terakhir, untuk mengakomodir rencana Jakarta Greater Extension dengan pengembangan jaringan jalan tol JORR 3 yang menghubungkan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) dengan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Karawang Barat.
Perubahan Tarif. (*)

#PT Jasa Marga #Cikarang #Tarif Jalan Tol
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah sosial dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Indonesia
DPR Tuntut Evaluasi Total Skema Kenaikan Tarif Jalan Tol Berkala Setiap Dua Tahun
Sayangnya, regulasi teknis pembagian keuntungan tersebut belum memiliki aturan turunan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
DPR Tuntut Evaluasi Total Skema Kenaikan Tarif Jalan Tol Berkala Setiap Dua Tahun
Indonesia
Sistem Transaksi Tol Tanpa Berhenti Masuk Tahap Uji Coba Ulang, Ikut Libatkan Kejaksaan dan Polri
Kementerian PU memastikan sistem transaksi tol nirsentuh MLFF masuk tahap uji coba ulang. Teknologi GNSS dan aplikasi Cantas diharapkan mampu kurangi antrean dan hemat BBM.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Sistem Transaksi Tol Tanpa Berhenti Masuk Tahap Uji Coba Ulang, Ikut Libatkan Kejaksaan dan Polri
Indonesia
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Pemerintah memastikan tidak akan menambah skema pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada selama kondisi ekonomi belum menunjukkan penguatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Indonesia
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Komisi V DPR meminta wacana PPN jalan tol ditunda atau dibatalkan selama masa konsesi. Hal itu justru bisa menambah pajak baru bagi masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Indonesia
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
GT Sadang Baru yang telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung transaksi yaitu empat gardu transaksi keluar, empat gardu masuk.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Pada tanggal 28 dan 29 Maret menjadi perhatian utama yang diproyeksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026 yang kedua.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Maret 2026
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Indonesia
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Selain pengaturan jalur, Jasa Marga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengendara dan kelaikan kendaraan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Indonesia
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Angka tersebut 32 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Bagikan