MerahPutih.com - PT Jasa Marga (Persero) memprediksi 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta. Saat ini, arus kendaraan pemudik mulai meningkat sejak dini hari tadi.
Pagi (18/3) ini, sejumlah rekayasa lalu lintas telah diberlakukan. Kebijakan itu diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke Trans Jawa.
Penerapan contraflow telah dilakukan di Km 55 hingga 70 yang mengarah ke Trans Jawa. Pemberlakuan dimulai sejak Selasa (17/3) malam.
PT Jasa Marga (Persero) mencatat tingginya jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta di musim mudik Lebaran tahun ini.
Baca juga:
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Angka tersebut 32 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.
"Arus kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 1,1 juta. Sehingga memasuki angka 32 persen dari proyeksi, sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya," kata Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, di command center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara dikutip Rabu (18/3).
Sejumlah rekayasa lalu lintas telah diberlakukan sejak Selasa (17/3). One way nasional pada jalur Trans Jawa juga akan diberlakukan pada siang hari ini.
"Dan kami pastikan bahwa dengan one way sepenggal tahap 1 ini, tidak hanya ruas yang akan disiapkan untuk one way, tapi juga rest area di jalur A dan B juga disiapkan untuk para pemudik untuk menggunakan selama one way ini," katanya.