Cari Keadilan, Warga Mentawai ini Curhat Lahannya Dibabat Habis Belasan Tahun

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 06 November 2020
Cari Keadilan, Warga Mentawai ini Curhat Lahannya Dibabat Habis Belasan Tahun

Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Syafnina Wati rela datang jauh-jauh dari Sumatera Barat ke Jakarta untuk mencari keadilan. Perempuan 60 tahun itu curhat menyoal lahan warga Kepulauan Mentawai yang digunakan tanpa izin oleh pihak lain.

Dikatakannya, lahan lima hektare tersebut semula terdapat sejumlah tanaman yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Di antaranya terdapat lahan cengkeh, jengkol, sayur bayam, dan sebagainya.

"Lahan itu dimiliki warga Mentawai dan salah satu sertifikat tanahnya digelapkan okmum Pemda setempat," kata Syafnina di Jakarta Pusat, Jumat (6/11)

Baca Juga

DPR Minta Jaksa Agung Patuhi Putusan PTUN

Namun sejak 2004, lahan itu diserobot oknum untuk dibangun Rumah Sakit dan empat gedung pemerintahan lainnya. Selama 16 tahun warga tersebut hidup menderita tanpa ada ganti rugi dari pihak pemerintah.

Padahal, kata dia, warga setempat memiliki sertifikat resmi dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) bernomor 03150602100137. Syafnina mengklaim, pihak BPN Kabupaten Kepulauan Mentawai pun telah memeriksa lahan tersebut.

Syafnina Wati. Foto: MP/Istimewa

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjutnya, BPN memastikan tanah lima hektare itu memang milik warga setempat.

Surat Keterangan Pendaftaran Tanah itu juga telah ditandatangani Kepala Kantor Pertahanan atau Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan, Rahmatsyah, pada 3 November 2020.

Baca Juga

Polisi Sita Aset Tersangka Kacab Maybank Cipulir yang Tilep Duit Atlet eSports

"Jadi tanah itu bukan milik pemerintah yang telah berdiri rumah Dinas, Rumah Sakit serta markas aparat," pungkasnya. (Knu)

#Sengketa Tanah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Awal Kasus Suap HGB Summarecon, Berawal dari Sengketa Tanah dengan Ahli Waris
KPK mengungkap dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Bogor berawal dari sengketa tanah dengan sejumlah ahli waris.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
KPK Ungkap Awal Kasus Suap HGB Summarecon, Berawal dari Sengketa Tanah dengan Ahli Waris
Indonesia
Tanah Warisan Atau Hibah Orangtua Tetap Wajib Balik Nama, Ini Cara dan Biayanya!
Mengurus balik nama sertipikat tanah warisan atau hibah dari orang tua bukan hanya soal biaya, tapi soal kepastian hukum aset di masa depan.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Tanah Warisan Atau Hibah Orangtua Tetap Wajib Balik Nama, Ini Cara dan Biayanya!
Indonesia
Ada Kasus Sengketa Tanah di Lokasi Kebakaran Kamal Muara, Legislatif PSI Minta Pramono Hati-hati
Kebakaran di Kamal Muara kini menjadi perhatian berbagai pihak. Sebab, terjadi sengketa tanah di lokasi tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, diminta untuk berhati-hati.
Soffi Amira - Senin, 09 Juni 2025
Ada Kasus Sengketa Tanah di Lokasi Kebakaran Kamal Muara, Legislatif PSI Minta Pramono Hati-hati
Indonesia
Staf Ahli Kementerian ATR Temukan Kejanggalan dalam SHGB Indogrosir Makassar
BPN harus segera mengevaluasi sertifikat tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Mei 2025
Staf Ahli Kementerian ATR Temukan Kejanggalan dalam SHGB Indogrosir Makassar
Indonesia
Komisi II DPR Inginkan Pengusaha Dapat Amnesti Tanah
Land amnesty, akan menyasar kepada para pengusaha yang sudah menikmati tanah berpuluh-puluh tahun yang tidak mau mendaftarkan tanahnya dan tidak mempedulikan masa lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Desember 2024
Komisi II DPR Inginkan Pengusaha Dapat Amnesti Tanah
Indonesia
AHY Temui KSAD, Minta TNI AD Bantu Pemerintah Bereskan Sengketa Tanah
AHY menyampaikan permintaan itu ketika bertemu Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Selasa (26/3) sore di Mabes TNI AD.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 27 Maret 2024
AHY Temui KSAD, Minta TNI AD Bantu Pemerintah Bereskan Sengketa Tanah
Bagikan