Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ada Kasus Sengketa Tanah di Lokasi Kebakaran Kamal Muara, Legislatif PSI Minta Pramono Hati-hati

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 09 Juni 2025
Ada Kasus Sengketa Tanah di Lokasi Kebakaran Kamal Muara, Legislatif PSI Minta Pramono Hati-hati

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyerahkan SK kepada 3.419 CPNS 2024 di lingkungan Pemprov DKI. (foto: dok Pemprov DKI).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Jakarta, Bun Joi Phiau, menyayangkan kebakaran yang terjadi di Kapuk Muara, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat (6/6) lalu.

Ia mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan langkah humanis dengan membantu korban-korban kebakaran, yang sekarang harus mengungsi sementara.

"Pemprov DKI Jakarta harus bergerak cepat dalam memberikan bantuan-bantuan kepada para korban yang terdampak oleh kebakaran di Muara Kamal beberapa waktu lalu," tegasnya, Senin (9/6).

"Segala bantuan yang dibutuhkan mulai dari makanan, popok bayi, pakaian, selimut, sampai dengan hunian sementara harus disalurkan. Para warga harus dapat mengungsi di tempat-tempat yang aman nantinya," lanjutnya.

Baca juga:

Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Masih Jadi Momok, Pemprov DKI Didesak Segera Distribusikan APAR ke Tiap RT/RW

Menurut Bun, kebakaran itu terjadi karena bangunan-bangunan yang terletak secara berdempetan, sehingga memudahkan api untuk menjalar dengan cepat dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Kejadian ini tidak lepas dari letak bangunan yang berdempetan satu sama lain. Hal itu mempermudah apinya untuk berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya," katanya.

Bun juga menyoroti sengketa tanah yang terjadi di tempat kebakaran. Ia meminta agar Pemprov DKI Jakarta turut memerhatikan itu ketika menyelesaikan maslah di Kamal Muara.

"Jangan lupa bahwa tanah yang ada di lokasi kebakaran juga bersengketa. Sehingga, tidak menutup kemungkinan nantinya akan terjadi dinamika di lapangan. Pemprov DKI Jakarta harus sensitif ketika menangani permasalahan di sana," sambungnya.

Baca juga:

Pramono Anung Pastikan Pasar Baru Akan Jadi Tempat Oleh-Oleh Khas Jakarta, Transportasi Bakal Dipermudah

Ia juga memperingatkan agar jangan sampai terjadi permasalahan di kemudian hari ketika pemukiman padat penduduk dibangun kembali di atas tempat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Tentu saja kita harus humanis dalam menangani dan membantu korban-korban kebakaran yang terjadi kemarin itu. Namun, jangan sampai langkah yang kita ambil malah menimbulkan masalah baru yang lebih rumit di kemudian hari," tandasnya. (asp)

#Pramono Anung #Kebakaran #Sengketa Tanah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (31/7) pagi.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Bagikan