Cara Polsek Jebres Cari Orang Tua Bayi yang Ditemukan di Warung Makan

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 28 Februari 2018
Cara Polsek Jebres Cari Orang Tua Bayi yang Ditemukan di Warung Makan

Bayi yang dibuang ortunya di Jebres, Solo. Foto: Facebook

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polsek Jebres masih mencari sosok siapa orang tua dari bayi yang ditemukan warga di kawasan Jalan Ir Juanda, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/2) dini hari.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam posisi terungkap, di sebuah warung makan. Sungguh tega orang tua bayi tersebut, karena ditinggal begitu saja dan harus melawan dinginnya malam.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana menduga, bayi yang memiliki berat 2,5 kilogram ini belum lama dilahirkan. Karena selain masih ditemukannya tali pusar di lokasi kejadian, bayo tersebut juga masih memerah.

“Selain itu, kami juga menduga jika proses lahirnya bayi ini dilakukan sendiri, tanpa ada bantuan dari siapapun,” katanya.

Guna mengetahui siapa orang tua bayi tersebut, selain memberitahukan kepada masyarakat juga melalui jejaring media sosial.

“Semoga ibu bayi mengetahuinya dan tersadar mengambil bayi tersebut,” harapnya,

Seperti diberitakan sebelumnya, Bayi itu pertama kali ditemukan oleh Aditya Bayu Kusuma (31) dan Dinar Royyanto Mukhlish (33) seusai pulang berjualan susu segar.

Saat berjalan, keduanya mendengar suara tangis bayi. Karena penasaran, ia berusaha mencari asal muasal suara tersebut, ternyata bayi itu berada di sebuah warung makan.

Berita ini merupakan laporan Win, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Baca juga artikel terkait di: Masih Ada Tali Pusar, Seorang Bayi Ditemukan di Warung Makan

#Penemuan Bayi #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Bagikan