Kuliner

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 17 Januari 2021
Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang

Memanggang ternyata ada tekniknya. (Foto: Unsplash/James Sutton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ada beragam cara untuk mengolah makanan lezat, baik direbus, dikukus, goreng, hingga diapanggang. Berbicara soal memanggang makanan, masih ada beberapa orang yang salah menerapkan caranya sehingga berdampak pada hilangnya nutrisi. Lalu, bagaimana cara memanggang yang benar?

Memanggang makanan butuh cara dan teknik yang tepat untuk membuat makanan terlihat lezat, rasanya enak, dan tidak menghilangkan nutrisi bahan makanan yang dipanggang tersebut. Mengutip laman Hellosehat, berikut cara memanggang yang benar dan sehat.

Baca juga:

Memanggang Sehat, Perhatikan Jurusnya

1. Pastikan peralatan memanggang bersih

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang
Pastikan terlebih dahulu alat yang digunakan bersih dari noda. (Foto: Unsplash/Izzy Park)


Selayaknya mengolah makanan, pastikan terlebih dahulu alat yang digunakan bersih dari noda. Tidak hanya bekas minyak atau adanya sisa-sisa arang yang menempel. Saat mencuci, pastikan seluruh bagian masing-masing alat digosok dengan baik.

2. Bumbui terlebih dahulu

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang
Tujuannya agar rasanya menyerap. (Foto: Unsplash/Evan Wise)


Baiknya, masakan yang kamu panggang diberi bumbu terlebih dahulu agar rasanya menyerap dan tidak repot untuk membumbui di tengah-tengah proses memanggang.

Gunakan kertas atau alumunium untuk melapisi dan menjaga makananmu dari api langsung. Makanan yang dipanggang, jika terkena api langsung, berisiko kehilangan nutrisi dan gizi dari bahan makanan tersebut.

3. Lapisi dengan kertas alumunium dan olesi minyak

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang
Lapisi dengan alumunium foil. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)


Perlu diketahui, makanan yang tidak dilapisi kertas alumunium ataupun diolesi minyak akan menimbulkan lengket, sehingga material panggangan dari bahan besi akan terbawa pada makanan. Olesi makanan dengan minyak sebelum dipanggang, gunakan minyak zaitun yang lebih sehat serta mengurangi potensi kanker.

Baca juga:

Memanggang, Cara Mendapatkan Vitamin D pada Jamur Secara Optimal

4. Atur panas panggangan

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang
Suhu sangat berpengaruh pada kualitas makanan. (Foto: Unsplash/Pam Menegakis)


Suhu sangat berpengaruh pada hasil dan sehatnya makanan yang disajikan. Jika akan memanggang daging atau ayam, atur suhu sekitar 150 sampai 220 derajat celcius panasnya.

Waktu memanggang juga diperkirakan sekitar 20 menit hingga satu jam, tergantung ukuran dan seberapa tebal dagung panggangan tersebut.

Mengolah makanan dengan cara dipanggang berpotensi menghilangkan kandungan vitamin C sebanyak 40 persen dari makanan.


5. Keluarkan makanan lebih cepat dari waktu matang

Cara Memanggang Makanan agar Nutrisinya Tidak Hilang
Sebaiknya keluarkan makanan lebih cepat dari waktu matang seharusnya. (Foto: Unsplash/radovan)


Cara memanggang yang satu ini bertujuan untuk membuat makanan matangnya pas dan tidak berlebih. Keluarkan masakanmu kira-kira dua hingga tiga menit lebih cepat dari alat panggang. Karena ketika mengeluarkan masakan, proses memasak masih berlangsung dari panas yang tersisa. (and)

Baca juga:

Mudahnya Memanggang Roti dengan Rice Cooker

#Kuliner #Tips Masak #Tips Memasak #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan