Kesehatan

Cara Atasi Kurang Tidur dan Tetap Beraktivitas

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 09 April 2019
Cara Atasi Kurang Tidur dan Tetap Beraktivitas

Jangan sampai kurang tidur mengganggu aktivitas. (Foto: Pexels/Min An)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKADANG kita tidak bisa tidur karena faktor internal maupun eksternal. Seperti gonggongan anjing yang berisik, suara ngorok, suara televisi atau memang ada urusan yang harus diselesaikan. Kualitas tidur yang buruk dapat membuat berantakan keesokan harinya, entah di kantor atau kampus. Bawaannya mau tidur saja. Alhasil semua aktivitas pada hari itu berantakan.

Sebenarnya secara ilmiah hal seperti ini dapat diatasi menurut laman lifehack. Kamu akan tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

Olahraga ringan

jalan kaki
Berjalanlah di sekeliling kantor. (Foto: Pexels/Lina Kivaka)

Sudah jamak diketahui kalau olahraga memang sangat penting bagi kesehatan tubuh dan mental. Olahraga dapat membuat seseorang tetap terjaga dan membuat tubuh menjadi bugar. Lakukan gerakan ringan seperti skuat, push-ups, angkat tumit atau berjalan sepanjang gedung perkantoran. Dijamin kamu akan segar lagi.

Ngobrol

ngobrol
Ngobrol dengan rekan sekerja agar otak bekerja. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Sebaiknya tips ini dilakukan ketika tugas atau pekerjaan lainnya sudah kamu selesaikan. Juga jangan sampai mengganggu orang lain. Namun ngobrol memang obat mujarab yang memaksa otak terus bekerja. Jangan ngobrol via media sosial ya, lebih baik tatap muka.

Baca juga:

Tidur Setelah Makan Siang Ternyata Juga Ada Manfaatnya

Ingin Kurus? Pantang Tidur Larut

Air minum

air
Jangan sampai dehidrasi, konsumsi air secukupnya. (Foto: Pexels/Meir Roth)

Terhidrasi adalah salah satu cara yang paling benar untuk menjaga jantung tetap bekerja dengan baik. Juga dapat menjaga level suhu badan pada tingkat normal. Air yang cukup di dalam tubuh membuat badan akan segar terhindar dari kelelahan dan kram otot. Carolyn Dean, MD, ND dari Nutritional Magnesium Association, mengatakan bahwa otot dan sendi membutuhkan pelumas untuk bekerja dengan baik dan itu di dapat dari cairan.

Keluar ruangan

baca
Keluar ruangan untuk mendapatkan sinar matahari. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Keluar ruangan dan mendapatkan sinar matahari akan membuat ritme circadian bekerja, demikian menurut Chris Brantner, dari SleepZoo.com yang dilansir dalam lifehack. Semakin banyak sinar matahari yang menerpa tubuh akan semakin segar tubuh jadinya. Menurut Brantner, sinar matahari akan mereset siklus tidur kamu dan membantu tidur di malam hari. (psr)

Baca juga:

Ketahui 5 Fakta Tentang "Lucid Dream", Kegiatan Mengatur Mimpi saat Tidur

#Kesehatan #Kurang Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan