Cabai Rawit, Bagus untuk Bakar Lemak Biar Tubuh Ideal
Ilustasi cabai rawit. (Foto: Unsplash/Ricardo Arce)
MerahPutih.com - Kabar gembira bagi pencinta pedas. Cabai rawit dapat berfungsi untuk membakar lemak dan mengelola berat badan. Tubuh bisa ideal berkat asupan cabai rawit.
Pembakaran lemak, atau oksidasi lemak, adalah proses pemecahan lemak untuk menghasilkan energi bagi tubuh. Meskipun pola makan dan tingkat aktivitas secara keseluruhan paling penting untuk pembakaran lemak, makanan tertentu telah terbukti mendukung pembakaran lemak.
Cabai rawit terbukti dapat meningkatkan pengeluaran energi, oksidasi lemak, dan termogenesis energi, demikian seperti dikutip dari Health.
Cabai rawit kaya akan kapsaisinoid, seperti capsaicin, yang merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas rasa pedas pada cabai.
Baca juga:
Diet Kurangi Makan Bisa Berdampak Buruk terhadap Metabolisme Tubuh
Capsaicin telah terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan menambah rasa kenyang serta termogenesis. Proses ini membuat beberapa ahli meyakini bahwa senyawa inilah yang bertanggung jawab atas khasiat cabai dalam mendorong penurunan berat badan.
Jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan, cobalah fokus membuat perubahan berbasis bukti pada pola makan dan gaya hidup untuk mendorong penurunan berat badan yang lambat dan konsisten.
Misalnya, pola diet tertentu dapat membantu mendukung rasa kenyang, sehingga lebih mudah untuk mengurangi asupan kalori. Hal ini menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk memicu pembakaran lemak. Diet tinggi protein, rendah karbohidrat, dan tinggi serat sangat efektif untuk mendukung penurunan berat badan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya