ByteDance Bantah Rumor TikTok Ingin Dijual Karena Tekanan AS

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 26 Desember 2019
ByteDance Bantah Rumor TikTok Ingin Dijual Karena Tekanan AS

Pihak ByteDance bantah rumor penjualan TikTok (Foto: googleplaystore)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH perusahaan Tiongkok pemilik aplikasi TikTok yaitu ByteDance, menegaskan jika tak memiliki rencana untuk menjual sebagian atau seluruh aplikasi berbagi video pendek yang sangat populer tersebut.

Hal itu muncul usai adanya sebuah laporan yang mengatakan, jika perusahaan tersebut kini telah memikirkan untuk melakukan penjualan, lantaran kekhawatiran dari Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat (CFIS).

Pihak TikTok menegaskan jika rumor penjualan TikTok tidak benar (Foto: anadoluagency)

Baca Juga:

Instagram Akan Larang Influencer Promosikan Vape? Kenapa?

"Dari waktu ke waktu, kamu bisa membaca berita yang tak benar. Hari ini ada laporan yang tak benar yang mengklaim jika ByteDance mempertimbangkan menjual sebagian atau seluruh Aplikasi tiktok" ucap pihak TikTok, seperti yang dikutip dari laman reuters.

Menanggapi hal itu, seorang juru bicara dari ByteDance untuk mengomentari catatan internal yang diperoleh Reuters.

Kendati demikian juru bicara ByteDance menegaskan, jika belum ada diskusi tentang penjualan sebagian atau seluruh TikTok.

"Rumor ini sama sekali tak berdasar" tambah Juru Bicara ByteDance.

Baca Juga:

Instagram Punya Fitur Baru, Bisa Unggah Banyak Foto dalam Satu Story

Terkait rumor tersebut, CFIUS dan TikTok sendiri diketahui sedang berdiskusi, tentang cara menghindari opsi diestasi saham di Musical.ly ditengah-tengah kontroversi keamanan nasional tersebut.

Sementara itu Juru Bicara TikTok menegaskan, jika pihaknya akan berusaha mendapatkan kepercayaan regulator AS. TikTok pun berkomitmen akan bekerjasama dengan Kongres AS.

Sebelumnya TikTok dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional AS (Foto: pixabay/mcafee)

Dilansir dari laman engadget, sebelumnya TikTok dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional AS, serta melarang penggunaan aplikasi video singkat itu di Angkatan Laut AS, tuduhan tersebut dilontarkan karena TikTok berasal dari Tiongkok.

Permasalahan itulah yang memunculkan isu jiak ByteDance akan melepas saham mayoritasnya di TikTok, guna melindungi bisnis mereka. Lalu, ByteDance pun meraup keuntungan sebelum valuasi TikTok merosot lantaran masalah hukum di AS. (Ryn)

Baca Juga:

Waspada! Pengguna iPhone dan Instagram Banyak Diincar Hacker

#Aplikasi TikTok #TikTok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Modus baru live streaming pornografi. TikTok dipakai sebagai pancingan, penonton diarahkan ke Tevi untuk tayangan vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Otoritas perlindungan data Brasil menjatuhkan denda hampir 30 juta dolar AS atau sekitar Rp500 miliar kepada TikTok.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Indonesia
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Dalam penjelasan kepada DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen menyebut yang terjadi yakni penataan organisasi, bukan PHK massal.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Indonesia
Dasco Fasilitasi Pertemuan TikTok dengan Kemenaker Soal PHK, TikTok: Pekerja Ambil Paket Kompensasi
Media sosial diramaikan kabar yang menyebut 90 persen karyawan Tokopedia mengalami PHK setelah perusahaan diakuisisi TikTok.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Dasco Fasilitasi Pertemuan TikTok dengan Kemenaker Soal PHK, TikTok: Pekerja Ambil Paket Kompensasi
Lifestyle
Lirik Those Eyes Milik New West Rilis Tahun 2019 Yang Viral di 2026 Ini di TikTok
Lewat lirik yang hangat dan emosional, "Those Eyes" mengangkat kisah tentang cinta yang tumbuh dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Lirik Those Eyes Milik New West Rilis Tahun 2019 Yang Viral di 2026 Ini di TikTok
Indonesia
Tokopedia dan TikTok Dikabarkan Lakukan PHK, Pemerintah Cari Fakta Lapangan
Pendekatan pemerintah saat ini mengedepankan penyelesaian langsung di lapangan. Model tersebut sebelumnya telah diterapkan dalam sejumlah kasus hubungan industrial
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tokopedia dan TikTok Dikabarkan Lakukan PHK, Pemerintah Cari Fakta Lapangan
Indonesia
Kemnaker Telusuri Isu PHK di TikTok dan Tokopedia, Mediator HI Mulai Bergerak
Kemnaker mulai menelusuri isu PHK di TikTok dan Tokopedia. Hingga kini belum ada laporan resmi, sementara pemerintah masih menunggu klarifikasi dari perusahaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Kemnaker Telusuri Isu PHK di TikTok dan Tokopedia, Mediator HI Mulai Bergerak
Bagikan