Buwas Bakal Berikan Penghargaan kepada Anggotanya Usai Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 20 Februari 2018
Buwas Bakal Berikan Penghargaan kepada Anggotanya Usai Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Kepala BNN Komjen (Pol) Budi Waseso pada acara rilis akhir tahun 2017 BNN di gedung BNN, Jakarta, Rabu (27/12). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso berjanji bakal memberikan penghargaan kepada anggotanya yang berhasil membongkar kasus jaringan narkotika internasional asal Taiwan.

"Ya pemberian reward kepaada anggota yang berhasil dengan susah payah menggagalkan peredaran narkoba jaringan internasional itu, bukan saja dari pihak Kepolisian, namun hal itu juga diberlakukan untuk teman-teman kita dari Anggota TNI, itu pasti," kata Buwas di Kantor BNN, Selasa, (20/2).

Bahkan, pemberian reward kepada bawahannya itu bakal dilaksanakan setelah dirinya mengajukan hal tersebut kepada orang nomor satu di institusi korps Bhayangkara, yakni Kapolri Tito Karnavian. Namun pemberian reward kenaikan pangkat atau melanjutkan sekolah itu juga, bakal dilakukan oleh teman-teman dari TNI juga.

"Penghargaan itu dalam sekolah atau kenaikan pangkat anggotanya itu setelah dirinya mengajukan kepada Kapolri. Namun, hal itu juga dilakukan oleh teman-teman dari TNI" tambahnya.

Untuk diketahui sebelumnya, tim gabungan TNI AL, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1,0375 ton. Sabu diangkut menggunakan Kapal MV Sunrise Glory asal Taiwan menuju Indonesia.

Bahkan dalam memberabtasan terhadap barang haram tersebut, BNN dan timnya bakal terus melakukan pendalamanan. Sebab, diperkirakan petugas bahwa masih terdapat sabu yang disembunyikan oleh jaringan internasional asal Thaiwan tersebut.

"Nanti kita teliti kita mana yang disobek, kita cari. Karena sampai hari ini anjing pelacak masih endus kapal itu di beberapa bagian. Tim bea cukai angkatan laut dan BNN mulai kita akan memilah-milah memotong-motong bagian yang dicurigai," kata Budi Waseso

Lebih lanjut mantan Kabareskrim Mabes Polri itu menjelaskan, pada kapal terdapat banyak kompartemen kecil-kecil dan bagian tertutup yang dimungkinkan untuk menyembunyikan sabu. Karenanya tim berkomitmen membongkar penemuan barang terlarang hingga tuntas.

"Sudah langsung kita potong-potong nanti, mana yang kita curigai kita belah. Itu ada yang dari besi dan ditutup fiber biasanya itu dimasukin. Beberapa dibor, nanti diterjunkan anjing pelacak, kalau ada reaksi kita bongkar. Nanti ada ruangan lagi yang kita ketok kosong kita bor lagi," tambahnya.

Adapun informasi yang diterima BNN, terdapat total 3 ton yang dibawa kapal tersebut. Diperkirakan sabu sempat diturunkan di beberapa tempat. Sebab, diketahui kapal telah tiga kali keluar-masuk perairan Indonesia. Karenanya penelusuran tengah dilakukan guna menemukan sabu tersisa.

"Sedang ditelusuri oleh TNI AL. Dengan teknologi kita akan track mundur kemana saja. Mudah mudahan bisa terungkap. Karena dia pasti sudah turunkan barang beberapa kali di wilayah Indonesia," tutupnya. (GMR)

#Komjen Pol Budi Waseso # Badan Narkotika Nasional (BNN)
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
BNN menangkap dua turis Rusia di Bali terkait penyelundupan hashish seberat 7,8 kilogram dari Thailand. Terungkap melalui operasi controlled delivery bersama Bea Cukai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
Indonesia
BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika, Temuan 341 Sampel Ungkap Fakta Mengkhawatirkan
BNN mengusulkan pelarangan vape dalam RUU Narkotika setelah 341 sampel cairan ditemukan mengandung zat berbahaya seperti sabu dan obat bius.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika, Temuan 341 Sampel Ungkap Fakta Mengkhawatirkan
Indonesia
BNN Diminta Segera Sikat Habis Pengedar Tramadol di Desa, Rehabilitasi Narkoba Jangan Cuma Wacana
BNN kerap mengeluhkan keterbatasan anggaran serta ruang gerak kegiatan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
BNN Diminta Segera Sikat Habis Pengedar Tramadol di Desa, Rehabilitasi Narkoba Jangan Cuma Wacana
Indonesia
BNN Temukan Vape Mengandung Sabu dan Obat Bius, Usul Larangan di Indonesia
BNN menemukan vape mengandung sabu, synthetic cannabinoid, dan etomidate. Pemerintah didorong melarang vape untuk tekan peredaran narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
BNN Temukan Vape Mengandung Sabu dan Obat Bius, Usul Larangan di Indonesia
Indonesia
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
BNN menilai penyadapan perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk memetakan jaringan narkoba. Perbedaan pandangan antar lembaga masih terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Indonesia
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Usulan perluasan wewenang ini sejalan dengan pandangan strategis Polri.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Indonesia
BNN Usul Vape Dilarang Beredar dan Masuk RUU Narkotika dan Psikotropika
Pengujian laboratorium mengungkap sisi gelap industri cairan pengisi vape tanah air
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
BNN Usul Vape Dilarang Beredar dan Masuk RUU Narkotika dan Psikotropika
Indonesia
Puluhan Siswa SMP di Solo Konsumsi Narkoba, BNN Segera Lakukan Rehabilitasi
BNN menemukan puluhan siswa SMP di Solo mengonsumsi narkoba. BNN pun akan segera melakukan rehabilitasi terhadap siswa tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Puluhan Siswa SMP di Solo Konsumsi Narkoba, BNN Segera Lakukan Rehabilitasi
Indonesia
Di Hadapan Komisi III DPR, BNN Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink bagi Generasi Muda
Kepala BNN mengungkap risiko serius penyalahgunaan whip pink atau gas N2O yang marak di kalangan generasi muda saat rapat dengan Komisi III DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Di Hadapan Komisi III DPR, BNN Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink bagi Generasi Muda
Indonesia
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
BNN mengungkap peran Paryatin alias Dewi Astutik, bandar narkoba lintas negara yang diduga merekrut ratusan WNI dalam jaringan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
Bagikan