Musik

Burgerkill Gelar Ekshibisi Digital 'The 25th Kill-versary: It Never Ends'

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 26 Desember 2022
Burgerkill Gelar Ekshibisi Digital 'The 25th Kill-versary: It Never Ends'

Burgerkill gelar eksibisi digital. (Foto: Instagram/@anggrabagja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BURGERKILL telah menggembara lebih dari 25 tahun di kancah musik keras Indonesia. Merayakan seperempat abad tersebut, pada 2020 silam mereka menggelar konser virtual yang berkolaborasi dengan Sembilan Matahari di tengah situasi pandemi.

Baca juga:

Rayakan Hari Jadi ke-25, Burgerkill Gelar Konser Virtual

Menutup akhir 2022 ini, Burgerkill kembali membuat gebrakan berupa eksibisi seni digital bertajuk The 25th Kill-versary: It Never Ends. Sebuah euforia konser virtual yang akan diselenggarakan di Kala Kini Nanti, Paris Van Java, Kota Bandung mulai 24 Desember 2022 sampai 4 Januari 2023.

Kembali berkolaborasi dengan Sembilan Matahari, nantinya para Begundal (sebutan penggemar Burgerkill) akan memasuki sebuah wahana selama 30 menit untuk merasakan atmosfer konser virtual dua tahun lalu dengan menikmati visual yang didukung 10 lagu dari Burgerkill.

"Kami ingin berbagi pengalaman dengan lebih banyak orang lewat pameran ini. Di eksibisi ini, Begundal bisa merasakan pengalaman untuk masuk ke dalam ruang tempat Burgerkill merekam konser virtual sekaligus melihat perjalanan Burgerkill dari tahun ke tahun," ungkap gitaris Burgerkill Agung Hellfrog dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (26/12).

Semua tampilan tersebut akan dibalut dengan teknologi video mapping pada layar 360 derajat seluas 470 sqm.

“Selain hadir dalam bentuk eksibisi, konser virtual ini juga didokumentasikan dalam bentuk piringan hitam dan DVD yang dirilis berbarengan dengan eksibisi ini,” tambah bassis Burgerkill Ramdan.

Baca juga:

Dedengkot Metal Indonesia Ebenz Burgerkill Meninggal Dunia

Tak hanya merasakan euforia konser virtual Burgerkill, dalam eksibisi ini para Begundal juga dapat melepas rindu kepada sosok Aries Tanto atau Ebenz, sang formatur sekaligus gitaris yang pergi untuk selamanya pada September 2021 kemarin.

Sementara itu, Bussiness Executive Sembilan Matahari Meizan Nataadiningrat mengungkapkan, Burgerkill merupakan band legenda dan menjadi kebanggaan Kota Bandung. Itulah alasan, mengapa Sembilan Matahari senang karena mendapat kesempatan untuk 'mengacak-ngacak' visual Burgerkill saat konser virtual maupun eksibisi ini.

"Kalau cerita soal prosesnya, salah satu hal yang berkesan adalah masih dikasih kesempatan untuk diskusi sama Ebenz. Dia detail banget, ini memberi kami tantangan, dan prosesnya seru. Sejak awal, spiritnya, kami ingin menampilkan semuanya secara maksimal," tutup Meizan. (far)

Baca juga:

Beringasnya Burgerkill dan Dead Squad Saat Menghentak Eropa

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
Lagu 'Anak Kampung” kembali viral di TikTok. Versi Bulan Triana yang dirilis pada 2021 telah digunakan sekitar 1,5 juta kali, termasuk oleh Hearts2Hearts.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
Festival ini kembali menempatkan diri sebagai ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
ShowBiz
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Jangar merilis single 'Air Keras' sebagai pembuka menuju album kedua, Raja Pasir. Lagu ini mengangkat isu tindakan represif dan kekuasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
ShowBiz
SI JOJO Hadirkan 'Think I Like You', Cerita Ringan tentang Rasa yang Mulai Tumbuh
SI JOJO menghadirkan 'Think I Like You', lagu dengan lirik ringan yang menggambarkan fase awal ketika seseorang mulai menyadari rasa suka kepada orang lain.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SI JOJO Hadirkan 'Think I Like You', Cerita Ringan tentang Rasa yang Mulai Tumbuh
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Ada Geisha, Project Pop, C’mon Lennon, Perunggu, hingga pertunjukan kolektif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
ShowBiz
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
Lagu ini menggambarkan sisi imajinatif dari sebuah perasaan, ketika kehadiran seseorang begitu memenuhi pikiran.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Bagikan