Bupati Said Bantah Video Viral PNS Boyolali Ditekan Atasan Pilih Ganjar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 16 November 2023
Bupati Said Bantah Video Viral PNS Boyolali Ditekan Atasan Pilih Ganjar

Bupati Boyolali M Said Hidayat. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Viral di media sosial (medsos) video seorang perempuan aparatur sipil negara (ASN) berseragam dengan logo Pemkab Boyolali. Dia mengaku ditekan atasan untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

Video itu diunggah ke beberapa akun media sosial. Salah satunya di akun Instagram @indotoday.

Pantauan Merahputih.com, Rabu (15/11) malam, video itu telah disukai lebih dari 6.500 pengguna akun Instagram dan dikomentari lebih dari 600 komentar.

Baca Juga:

TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Deputi Inklusi, Dipimpin Jaleswari Pramodhawardani

Pada sebagian cuplikan video itu, ASN tersebut sedang makan bakso dan bercerita soal ASN Boyolali diperintahkan memenangkan PDIP dan Ganjar.

Perempuan itu juga bercerita soal dimintai uang dengan alasan gotong-royong. Bahkan, jika ASN menolak akan dipindah dan dikucilkan dari lingkungan kerja.

"Nek itu sudah jadi rahasia umum sih, Mas, diarahkan untuk menangkan PDIP dan memilih Ganjar. Nak tak denger yo soko konco-konco kuwi akeh seng dipungut biaya sumbangan karo menangke calon PDIP," kata perempuan dalam video.

Ditemui awak media, Bupati Boyolali M Said Hidayat membantah tudingan mobilisasi ASN untuk mendukung pada paslon tertentu di Pemilu 2024. Diketahui, Bupati Boyolali dan wakilnya merupakan pasangan dari kader PDIP.

“Apa pernah mendengar saya memerintahkan seperti itu? Pernah mendengar? Semuanya pernah mendengarkan? Itu jawaban saya. Tidak ada perintah mendukung pada paslon tertentu di Pemilu 2024,” kata Said, Rabu (15/11).

Baca Juga:

Melihat Rekam Jejak Politik Capres Ganjar Pranowo

Dikatakannya, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pemilu 2024 dengan cara-cara yang baik. Dia juga berharap Pemilu 2024 ini untuk yang lebih baik.

“Yang ada instruksi soal sukseskan Pemilu 2024 dengan cara-cara yang baik dan ini harus kita dukung untuk menentukan pemimpin yang terbaik di negeri ini," kata dia

Dia juga memastikan tidak ada pungutan untuk memenangkan paslon tertentu. Ia pun menantang sosok perempuan dalam video tersebut untuk membuktikannya.

“Ya silakan buktikan. Kalau bisa malah sampaikan saja, yang menyampaikan siapa. Artinya apakah itu pernah mendengarkan langsung perintah Bupati seperti itu. Kalau belum, ya sudah,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Soroti Pengembangan Potensi Sektor Ekonomi Maritim Indonesia

#Boyolali #Pilpres 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
Prabowo mengaku tak menyimpan dendam dengan Anies yang saat Pilpres 2024 menjadi capres usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Wisnu Cipto - Senin, 29 September 2025
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
Indonesia
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Hal ini diketahui, bermula dari warga mengamankan seorang anak berinisial MAF diduga mengambil kotak amal masjid Desa Mojo, Andong
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Indonesia
Anies Punya Cucu Pertama, Ingin Dipanggil ‘Bang’ tapi Dilarang sang Istri
Anies berkelakar ingin dipanggil 'Bang' oleh sang cucu yang belum diketahui nama dan jenis kelaminnya ini. Namun, keinginan Anies malah ditentang istrinya.
Dwi Astarini - Sabtu, 21 Juni 2025
Anies Punya Cucu Pertama, Ingin Dipanggil ‘Bang’ tapi Dilarang sang Istri
Indonesia
353 Calon Jemaah Haji Kloter 1 AHD Diberangkatkan, Wagub Jateng: Jaga Nama Baik Bangsa
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen melepas langsung keberangkatan calon jemaah haji dari Asrama Haji Donohudan (AHD).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Mei 2025
353 Calon Jemaah Haji Kloter 1 AHD Diberangkatkan, Wagub Jateng: Jaga Nama Baik Bangsa
Bagikan