Bunda, Siapkan Diri sebelum Menyusui
Menyusui juga memerlukan persiapan. (Foto: Unsplash/Dave Clubb)
MERAHPUTIH.COM - MENYUSUI membutuhkan persiapan fisik dan mental. Padahal, menyusui merupakan fase penting dalam masa tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, ibu menyusui harus selalu menjaga kondisi tubuh agar produksi air susu ibu (ASI) terjaga baik kecukupannya hingga terjaga kualitasnya.
Menyusui memberi banyak manfaat baik bagi ibu atau bayi. Seperti dilansir laman Siloam Hospital, ASI membangun sistem kekebalan tubuh bayi karena. Hal itu disebabkan ASI mengandung zat antibodi yang membuat tubuh tahan dari virus dan bakteri. ASI bermanfaat membantu mengoptimalkan masa tumbuh kembang bayi, baik sensorik ataupun motorik, serta membantu meminimalisasi alergi.
Sementara itu, bagi ibu, menyusui bermanfaat dalam menjaga berat badan ibu, mencegah terjadinya risiko kanker payudara, sebagai KB alami, serta memperkuat ikatan ibu dan anak.
Sebelum mulai masa menyusui, bunda bisa bersiap diri dulu nih. Hal pertama yang harus dipersiapkan ialah mempelajari posisi menyusui. Hal ini bermanfaat dalam memberikan kenyaman bagi ibu dan anak. Posisi menyusui yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko badan sakit, pegal, hingga nyeri anggota tubuh seperti tangan, leher, dan kepala.
Baca juga:
Persiapkan kelengkapan menyusui yang benar. Persiapan ini guna menghindari masalah krisis seperti lecet puting, mastitis, atau penurunan jumlah ASI. Kelengkapan menyusui meliputi bantal menyusui untuk ibu hamil, bantal menyusui untuk bayi, celemek menyusui, krim puting payudara, pompa ASI, botol menyimpan ASI, serta tas penyimpan ASI.
Selain mempersiapkan hal teknis, hal lain yang bisa dilakukan yakni mengatur pola hidup sehat. Makanan yang diasup ibu berpengaruh terhadap produksi dan kualitas ASI. Bidan Oni Christy mengatakan makanan yang masuk ke tubuh ibu akan terserap dan berpengaruh terhadap hormonal dan nutrisi.
"Kita mengenal makan-makanan yang bisa membantu untuk meningkatkan ASI, baik itu meningkatkan hormonnya maupun karena ketika nutrisi kita terpenuhi otomatis lebih berkualitas,” katanya saat menjadi pembicara di acara Philips Avent Institute Share The Care di Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6).
Oni mengatakan makanan yang mengandung protein nabati atau protein nabati baik dikonsumsi selama menyusui. Zat makanan ini bisa didapatkan dari kacang-kacangan serta hingga daging. "Protein dan lemaknya lebih tinggi sehingga untuk bayinya juga bagus untuk meningkatkan berat badan bayi,” jelasnya.(ayu)
Baca juga:
Ingat! Ibu Menyusui Minimal Minum 2 Liter Air Jika Laksanakan Puasa
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya