Bulog Amankan Stok 1,81 Juta Ton Beras Untuk Kebutuhan Idul Adha

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Mei 2024
Bulog Amankan Stok 1,81 Juta Ton Beras Untuk Kebutuhan Idul Adha

Ilustrasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Cabang Makassar. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Forum Bulog memberikan jaminan bahwa ketersediaan beras akan tetap terjaga, menjaga stabilitas harga dan mencegah potensi kelangkaan menghadapi Lebaran Idul Adha 2024.

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan stok beras dalam kondisi yang aman mencapai 1,81 juta ton.

"Menurut saya stok itu sangat aman (menghadapi Idul Adha)," kata Bayu di Jakarta, Senin (27/5)

Ia memaparkan, persiapan stok beras menghadapi perayaan Idul Adha 2024 telah terlaksana dengan baik. Stok yang mencapai 1,81 juta ton dipandang sebagai langkah proaktif dalam memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Baca juga:

Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan 10 Kilogram Beras Tahap Dua

Bayu menegaskan, meskipun tradisi perayaan Idul Adha tidak melibatkan peningkatan permintaan beras sebagaimana yang terjadi pada Idul Fitri, Bulog tetap memastikan bahwa ketersediaan stok beras tidak menjadi masalah.

"(Lebaran) Idul Adha itu sebenarnya tidak akan ada masalah, Idul Adha itu dalam sejarah Indonesia tidak terjadi peningkatan permintaan (beras)," ucap Bayu.

Bayu justru menyoroti penurunan harga daging yang terjadi selama perayaan tersebut, seiring dengan tingginya aktivitas kurban yang dilakukan oleh masyarakat.

"Idul Adha itu beda sekali dengan Idul Fitri. Yang ada justru adalah penurunan harga daging karena banyak sekali orang melakukan kegiatan berkurban,” tutur Bayu.

Bayu menuturkan, meskipun sejarah perayaan Idul Adha di Indonesia tidak mencatat peningkatan signifikan dalam permintaan beras.

"Kesigapan Bulog dalam mengelola stok menjadi hal yang penting dalam memastikan stabilitas pasokan pangan selama momen tersebut," katanya.

Dengan stok sebanyak 1,81 juta ton, Bulog memastikan bahwa tidak akan terjadi kelangkaan beras yang dapat mengganggu kelancaran perayaan Idul Adha.

"Jadi kalau dilihat dari sisi kebutuhan stok tidak pernah terjadi ada peningkatan kebutuhan untuk stok menghadapi Idul Adha," katanya.

#Idul Adha #Beras #Stok Beras #Bulog
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Pada tempat penggilingan, harga rata-rata harga beras naik 0,26 persen secara bulanan (MtoM), dan 6,89 persen secara tahunan.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Indonesia
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Dalam penyaluran beras SPHP, Bulog menetapkan sejumlah ketentuan bagi gerai penyalur, termasuk larangan membuka kemasan maupun mencampur beras SPHP dengan beras lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Indonesia
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Kebijakan tersebut diterapkan tanpa menyimpulkan adanya keterlibatan pejabat, karena seluruh proses hukum dan investigasi masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di instansi berwenang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Indonesia
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Pembentukan satgas khusus itu menjadi salah satu langkah penguatan agar pelaksanaan program semakin tertib dan terukur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Indonesia
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Informasi awal menunjukkan barang bukti mencapai sekitar 600 ton, namun jumlah keseluruhan diperkirakan telah mencapai ribuan ton sehingga memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Indonesia
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Penyidik saat ini masih mendalami apakah beras SPHP tersebut dicampur dengan beras lain atau langsung dikemas ulang sebelum dipasarkan sebagai beras premium.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Indonesia
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Harga beras kini mencapai Rp 16.450 per kilogram atau naik Rp 50. Namun, stok beras nasional diklaim cukup hingga Juli 2027.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Bagikan