Bukan Soal Emansipasi, Ini Perjuangan RA Kartini untuk Indonesia

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 22 April 2023
Bukan Soal Emansipasi, Ini Perjuangan RA Kartini untuk Indonesia

Kartini memiliki kemampuan bahasa luar biasa diantara yang lainnya. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RADEN Ajeng Kartini selama ini dikenal masyarakat sebagai sosok pelopor emansipasi di Indonesia. Sejarah mencatat bahwa ia memang sangat gigih memberdayakan para perempuan melalui sekolah yang didirikannya.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu bahwa perjuangan Kartini bukan soal meningkatkan kedudukan kaum perempuan. Ada banyak usaha yang telah dilakukan semasa hidupnya. Berikut perjuangan RA Kartini menurut berbagai sumber.

Baca Juga:

Lekat dengan Hari Kartini, ini Makna Mendalam pada Kebaya

kartini
Kartini memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia. (freepik/freepik)


Kesetaraan gender


Terungkap dalam surat-suratnya, berdasarkan buku Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, Kartini mengungkap keresahannya pada banyaknya keterbatasan yang mengekang perempuan Indonesia. Dalam surat yang ditulis pada Estelle “Stella” Zeehandelar, Kartini mengungkapkan keinginan untuk menjadi perempuan muda Eropa yang memiliki kesempatan besar.

Ia mengungkapan keprihatinan pada kungkungan adat Jawa, tempat tinggal yang membatasi akses pendidikan untuk perempuan. Selain itu, perempuan juga diharuskan tunduk pada sistem patriarki, mematuhi aturan pingitan, wajib menerima perjodohan, dan rela hidup poligami.

Kartini merasa beruntung punya berkesempatan untuk sekolah walau hanya sampai 12 tahun. Ia memiliki cita-cita untuk membuka jalan agar perempuan Jawa bisa memiliki kesempatan yang sama dengan dirinya.

Baca Juga:

Melanjutkan perjuangan Kartini dengan SDGs

kartini
Kartini mengungkapkan kecintaan dan kepeduliannya terhadap seni dan budaya Indonesia. (freepik/freepik)


Pendidikan


Berkat darah bangsawan yang diwarisi ayahnya yang seorang Bupati Rembang, Kartini mendapat privilege untuk mengenyam pendidikan di ELS (Europe Lagere School) hingga akhirnya dipingit pada usia 12 tahun. Dilansir dari detikEdu, ia mempelajari berbagai macam hal termasuk bahasa belanda. Bahkan, Kartini dikenal sebagai sosok yang memiliki kemampuan bahasa luar biasa di antara anak lainnya.

Kemampuan itu yang menjadi modalnya untuk menulis surat pada para sahabat di luar negeri dan berusaha mencari cara memberdayakan perempuan di sekitarnya. Ia berencana melanjutkan sekolah ke Belanda, namun ditentang oleh ayahnya. Meski demikian, akhirnya sang ayah mengizinkannya untuk menjadi guru di Betawi.


Seni dan budaya lokal


Dilansir dari CNN, penulis asal Jepara bernama Hadi Priyanto sempat mengungkapkan kecintaan dan kepedulian Kartini pada seni dan kebudayaan Indonesia. Perempuan kelahiran 21 April 1897 diketahui tidak suka berpesta-pesta namun lebih suka melakukan hal yang bisa memajukan bangsa.

Hadi mengungkapkan bahwa kartini menyukai seni asli Jepara, termasuk ukiran dan batik. Lalu ia membuat karyanya agar lebih dikenal oleh dunia. Walaupun dirinya sangat aktif untuk memajukan berbagai hasil seni masyarakat, pahlawan perempuan satu ini menyebarluaskan tata cara dan prosedur pengerjaan batik sehingga dikenal sebagai pelopor Batik Lunglungan Bunga yang menjadi ciri khas batik Jepara. (dkr)

Baca Juga:

Generasi Kartini Masa Kini yang Multiperan Adaptasi Teknologi

#Kartini #R.A Kartini #Selebritas
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
Kelvin Evans, 41, mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk membobol kendaraan dan pelanggaran kriminal tahun lalu di Atlanta, Georgia.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
ShowBiz
Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
Samsung Electronics menolak tuduhan mengenai penyalahgunaan disengaja atas gambar Dua Lipa.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
ShowBiz
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Khloe Kardashian mengaku pernah dibius tanpa sadar di pesta Coachella 2016 hingga trauma.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Fashion
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Met Gala 2026 hadir dengan tema Fashion is Art. Dari Heidi Klum yang menyerupai patung marmer hingga Emma Chamberlain yang terinspirasi Van Gogh, fashion jadi medium seni yang hidup di red carpet.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
ShowBiz
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Elordi terpaksa mundur karena mengalami patah kaki.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
ShowBiz
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
Lucas, mantan anggota NCT, resmi mengakhiri kontrak dengan SM Entertainment.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
Berita Foto
Meriahkan Hari Kartini, Ibu-Ibu Ikuti Pelatihan Gelung dan Sanggul Nusantara
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ibu-ibu mengikuti pelatihan membuat gelung dan sanggul Nusantara di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Meriahkan Hari Kartini, Ibu-Ibu Ikuti Pelatihan Gelung dan Sanggul Nusantara
ShowBiz
D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
Jaksa Wilayah Los Angeles mengumumkan tiga jenis dakwaan terhadap penyanyi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
Indonesia
TelkomGroup Targetkan 27 Persen Karyawan Perempuan Masuk Manajerial di 2030
TelkomGroup mencatat pada 2025 proporsi perempuan mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya menempati posisi manajerial.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
TelkomGroup Targetkan 27 Persen Karyawan Perempuan Masuk Manajerial di 2030
Bagikan