Bukan Palangka Raya, Kota ini Direkomendasikan ITS Jadi Ibu Kota Negara

Eddy FloEddy Flo - Senin, 21 Agustus 2017
Bukan Palangka Raya, Kota ini Direkomendasikan ITS Jadi Ibu Kota Negara

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kiri) dan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (dua kiri) mengarak Piala Adipura 2017 dan Piala Adiwiyata Mandiri 2017(ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke sejumlah kota alternatif memang menarik untuk dikaji. Pemerintah melalui Bappenas telah melakukan sejumlah studi kelayakan di beberapa kota besar di tanah air.

Meski anggaran terkait pengkajian ibu kota negara belum disetujui DPR, pemerintah jalan terus dengan megaproyek mencari ibu kota negara.

Di tengah keriuhan yang timbul tenggelam soal pemindahan ibu kota, wali kota Makassar, M Ramdhan Pomanto mengungkapkan fakta terbaru yang mencengangkan. Menurut Danny, demikian sapaan akrabnya, kota Makassar menduduki posisi pertama sebagai calon kuat pengganti Jakarta, sebagai ibu kota negara.

"Semua persyaratan untuk menjadikan Makassar sebagai ibu kota telah dikaji oleh teman-teman di ITS dan saya rasa kajiannya itu ilmiah," ujar Ramdhan Pomanto di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/8).

Wali kota Makassar mengatakan, kajian yang dilakukan oleh pakar Perencanaan Wilayah Kota (PWK) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu juga dihadirinya beberapa saat lalu.

Danny menyatakan, kajian itu menempatkan Makassar sebagai kandidat terkuat menjadi ibu kota negara menggeser Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dinilai kurang cocok menggantikan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara karena tergolong daerah pedalaman.

"ITS merumuskan tiga kriteria umum ibu kota negara Indonesia di masa depan yang jika dicermati bersesuaian dengan Makassar," kata Danny.

Karakter pertama, ibu kota baru Indonesia adalah kota marina, yaitu kota yang mencerminkan karakter yang kuat akan ciri negara kepulauan (archipelago capital city) yang dikenal juga sebagai negara maritim dengan memanfaatkan potensi marina, bukan pedalaman.

Kedua, Lokasi ibu kota harus berada relatif di wilayah tengah Indonesia. Titik tengah Indonesia berada di antara Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah. Hal itu untuk mengatasi ketimpangan antara Indonesia bagian barat dengan bagian timur.

Ketiga, dilakukan pembatasan variansi kegiatan di dalam ibu kota baru yang dapat mengubah wajah Indonesia dari Jawa based menjadi negara kepulauan dengan mempertimbangkan jalur fiber optic backbond nasional.

Kriteria umum yang dihasilkan pakar ITS berdasarkan studi akademis, mencerminkan kondisi kekinian Makassar yang dikenal sebagai "water front city" dan telah lama mentasbihkan diri sebagai "smart city" yang menerapkan digital informasi dalam tata kelola pemerintahannya.(*)

#Pemindahan Ibu Kota #Makassar #Lima Pelabuhan Di Indonesia Timur #Bappenas
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Anung: Jakarta Tetap Ibu Kota Negara Sebelum Terbit Keppres
Suasana kepadatan lalu-lintas di Kawasan Simpang Susun Semanggi, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 13 Mei 2026
Gubernur DKI Pramono Anung: Jakarta Tetap Ibu Kota Negara Sebelum Terbit Keppres
Indonesia
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
harga eceran tertinggi (HET) digunakan sebagai acuan pengendalian harga di tingkat konsumen guna menjaga keterjangkauan pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
Indonesia
Lalu Lintas Jalan Tol Makassar Diprediksi Meningkat 6 Persen, Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi 18 Maret
Kenaikan kepadatan lalu lintas ini disbeut akan terjadi di jalan tol Ruas Seksi 1, 2, dan 3 yang dikelola MMN, maupun Ruas Seksi IV yang dikelola MAN.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Lalu Lintas Jalan Tol Makassar Diprediksi Meningkat 6 Persen, Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi 18 Maret
Indonesia
Produktivitas 'Sawit Rakyat' Belum Optimal, Tata Kelola Kebijakan Dinilai Jadi Penghambat
Produktivitas Sawit Rakyat dinilai belum optimal. Hal itu akan menjadi keterbatasan selama tata kelola hingga akses modalnya belum dibehani.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Produktivitas 'Sawit Rakyat' Belum Optimal, Tata Kelola Kebijakan Dinilai Jadi Penghambat
Indonesia
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberi atensi khusus atas kasus tewasnya remaja 18 tahun di Makassar yang tertembak polisi.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Indonesia
Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi, DPR Desak Pengusutan Transparan
Seorang remaja di Makassar tewas ditembak polisi. Komisi III DPR pun mendesak agar Polri melakukan pengusutan tuntas secara transparan.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi, DPR Desak Pengusutan Transparan
Indonesia
Polisi Muda Makassar Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Asrama Polda
Bripda DP ditemukan tewas di Asrama Polisi Polda Sulsel dengan tubuh penuh memar dan mulut berdarah.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Polisi Muda Makassar Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Asrama Polda
Lifestyle
Jadwal Imsak dan Salat Makassar Hari Ini, Ini Jadwalnya Lengkap
Cek jadwal imsak dan salat Makassar hari ini Ramadan 1447 H/2026. Lengkap waktu subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya terbaru.
ImanK - Minggu, 22 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Salat Makassar Hari Ini, Ini Jadwalnya Lengkap
Indonesia
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy mengatakan, bahwa MBG lebih mendesak dari lapangan kerja. Hal itu pun memicu kontroversi.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Makassar hingga Februari 2026, Waspada Bencana Hidrometeorologi
Berdasarkan analisis BMKG, wilayah Kota Makassar dan sekitarnya akan mengalami peningkatan curah hujan yang cukup signifikan.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Makassar hingga Februari 2026, Waspada Bencana Hidrometeorologi
Bagikan