Bukan GBK, Kampanye Akbar AMIN Bakal di Tutup di JIS

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Januari 2024
Bukan GBK, Kampanye Akbar AMIN Bakal di Tutup di JIS

Seorang simpatisan menunjukkan foto Calon Presiden RI Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jadwal kampanye akbar Pemilu 2024. KPU membagi 3 zona pemilu akbar. Keputusan ini diteken Ketua KPU Hasyim Asy'ari pada 17 Januari 2024. Kampanye akbar ini dimulai 21 Januari hingga 7 Februari.

Kampanye akbar puncak pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar atau Cak Imin atau pasangan AMIN, akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS).

Baca Juga:

Peta Suara Capres di DKI Versi LSJ: Prabowo Geser Anies, Ganjar Terpuruk

Anies mengatakan latarbelakang memilih JIS karena daya tampungnya yang cukup besar. Padahal, biasanya kampanye akbar di Jakarta, seperti pemilu sebelumnya para kandidat memilih Gelora Bung Karno (GBK).

"Ya paling sederhana kapasitasnya. (Punya hubungan emosional juga) Ya tentu lah," ujar Anies kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis, (18/1).

Anies mengatakan JIS meruapakan karya anak bangsa. Kebetulan, pembangunan stadion itu salah satunya dipelopori Anies saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Di mana, JIS dibangun tanpa menggunakan tenaga asing.

"Semuanya adalah anak kandung Indonesia, dididik lembaga-lembaga pendidikan Indonesia dan mereka menghasilkan bangunan kelas dunia yang masuk menjadi salah satu project, yang didalam project nasional geografi namanya megaproject," ungkapnya.

Alasan lain, lanjut Anies, karena JIS merupakan bangunan dengan standar ramah lingkungan yang tinggi. Yakni gedung berstandar lingkungan hidup green building dengan level platinum.

"Jadi ini kalau di dalam mobil ini itu ada level silver, gold dan platinum, ini yang level platinum," katanya.

Anies berani mengklaim stadion berkapasitas 80 ribu lebih tempat duduk itu adalah tempat yang tepat sebagai kampanye akbar dirinya.

"Nah ketika kami mengkampanyekan tentang kemandirian, penyampaian tentang karya-karya anak bangsa, yang salah satu yang paling tepat untuk jadikan lokasi adalah JIS," imbuhnya.

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memilih Jawa Barat sebagai lokasi kampanye akbar hari pertama, yakni 8 Januari 2024. Hari kedua kampanye akbar, 9 Februari 2024, Anies dan Cak Imin memilih wilayah Jawa Timur, tepatnya Sidoarjo. Dan kampanye pamungkas, pasangan Amin memilih JIS, Jakarta Utara, 10 Februari 2024. (Knu)

Baca Juga:

Coffe Truck Bergambar Anies dari Penggemar Korean Wave

#Kampanye Akbar #Anies Baswedan #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Bagikan