Bukan Es Krim, 5 Makanan Penutup Ini Bisa Jadi Inspirasi Dapurmu
Bisa dikresikan dengan mudah. (Foto: livekindly)
HABIS makan yang berbau gorengan atau santan, mulut memang paling nikmat dimanjakan dengan sesuatu yang dingin, manis, dan menyegarkan. Belum lagi cuaca di luar yang terik membuat kita ingin berkata ‘Ah mantap’ ketika mencicipinya. Dan makanan penutup itu enggak melulu es krim sebenarnya.
Mengutip laman The Travel, berikut makanan penutup di dunia yang paling diincar dan mungkin bisa dijadikan inspirasi di dapurmu.
Baca juga:
3 Hidangan Penutup Khas Jepang ini Tidak akan Menggangu Usaha Dietmu
1. Helado de Potecito
Kalau melihat gambarnya sekilas mirip smoothie, bukan? Helado de potecito adalah makanan penutup dari Republik Dominika yang terdiri dari kombinasi buah beku. Minuman yang terinpsirasi dari Karibia ini ternyata sangat populer di negaranya. Kamu bisa membuat helado de potecito ini menggunakan mangga yang dihaluskan, stroberi segar untuk menambah rasa asam, blueberry, dan perpaduan buah lainnya sesuai selera.
Resep ini sangat cocok buat kamu yang suka buah-buahan dan ingin menyantapnya dalam satu gelas. Selain menghasilkan rasa yang segar, helado de potecito juga baik untuk kesehatan tubuh.
2. Kulfi
Sebagian besar masyarakat mungkin banyak yang tidak tahu es krim asal India ini. Teksturnya yang lembut dan rasanya dingin manis membuat kulfi dihidangkan di dalam pot tanah liat atau dicetak dengan stik seperti es loli. Makanan penutup ini terbuat dari bahan dasar susu tetapi tidak diaduk seperti es krim.
Varian rasanya pun bermacam-macam, seperti malai, kesar, pista, badam, rose, dan masih banyak lagi. Sementara untuk rasa buah seperti mangga, apel, jeruk, dan stroberi telah menjadi favorit.
3. Granita
Granita menjadi salah satu hidangan populer di Italia dan bahkan kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Tampilannya sih memang mirip dengan es serut yang diguyur sirup layaknya jajanan anak sekolah. Bahan utama granita adalah sari buah biasanya berupa jeruk, lemon, stroberi, dan juga cokelat. Bahan yang cair ini kemudian dibekukan dan dihancurkan atau diaduk dengan mesin atau manual hingga berbutir halus.
Jika ingin membuat sendiri, kamu cukup menyiapkan sari buah segar, lalu simpan dalam freezer hingga setengah beku. Aduk dengan garpu lalu bekukan kembali. Setelah itu baru bisa dihancurkan dengan blender halus dan siap disajikan.
Baca juga:
4. Halo-Halo
Halo-halo merupakan hidangan penutup khas Filipina yang berasal dari bahasa Tagalog berati ‘campur-campur’. Es serut ini biasanya disajikan bersama buah-buahan tropis, kacang-kacangan, biji-bijian, dan siraman susu kental manis. Pelengkapnya bisa berupa kolang-klaing, nata de coco, pisang, kelapa kopyor, atau agar-agar.
Umumnya, halo-halo menggunakan paduan es krim dengan warna menyala yang terbuat dari umbi ungu. Namun, di beberapa negara, halo-halo sudah mulai diperkenalkan dengan paduan es krim yang mudah dicari.
5. Kakigori
Jika dilihat sekilas, kakigori sedikit menipu atau karena dari luar terlihat seperti es krim sundae. Makanan khas Jepang ini mencapai popularitasnya pada abad ke-19 dan cocok disantap ketika cuaca di luar cukup terik. Kakigori terdiri dari perpaduan sirup stroberi, cokelat, lemon, matcha, dan banyak lainnya. Ada juga pelengkap buah kalengan yang manis atau kacang merah. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand