Bukan Daging, 3 Makanan ini Tinggi Protein
Kacang polong. (Foto: Unsplash/Elena Leya)
MerahPutih.com - Berbagai macam daging memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein adalah makronutrien yang menyediakan asam amino dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi penting seperti membangun protein baru, menumbuhkan dan meregenerasi jaringan otot, serta memproduksi hormon.
Namun, ternyata protein tak hanya terkandung pada daging. Makanan jenis lain juga terbukti mengandung banyak protein. Berikut makanan-makanan tersebut menurut laman Health:
1. Kacang polong
Kacang polong adalah kacang-kacangan yang kaya akan protein nabati. Satu cangkir kacang polong yang dimasak mengandung 8,58 g protein. Porsi yang sama menyediakan 8,8 gram serat, membuat kacang polong sangat mengenyangkan.
Kacang-kacangan juga kaya akan folat, vitamin B yang sangat penting selama kehamilan karena perannya dalam perkembangan saraf janin. Secangkir kacang polong yang dimasak masing-masing memenuhi 16,83 persen dan 25 persen kebutuhan folat untuk ibu hamil.
Baca juga:
2. Kefir
Kefir kaya akan protein dan mengenyangkan apabila dikonsumsi. Satu cangkir kefir tawar rendah lemak mengandung 9,21 g protein, menjadikannya bahan sempurna untuk minuman penunjang otot seperti smoothie dan protein shake.
Selain bermanfaat bagi kesehatan otot, kefir dapat mendukung kesehatan usus dengan mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus besar dan melindungi dari disbiosis, istilah medis untuk keadaan usus yang tidak seimbang.
3. Jambu biji
Buah-buahan biasanya bukan sumber protein yang baik. Namun, jambu biji ternyata menyediakan 4,21 gram protein per cangkir. Kandungan tersebut membuat jambu biji menjadi salah satu buah dengan kandungan protein tertinggi.
Selain protein, jambu biji juga mengandung vitamin C yang sangat tinggi, dengan satu cangkir mengandung 376 mg, atau lebih dari 400 persen kebutuhan harian akan nutrisi ini. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya