Kesehatan Mental

Budaya Populer Membuat Gen Z Ingin Bunuh Diri?

annehsannehs - Jumat, 03 Juli 2020
Budaya Populer Membuat Gen Z Ingin Bunuh Diri?

Apa tindakan preventif yang bisa dilakukan? (Foto- pixabay/8385)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENERASI Z adalah mereka yang lahir pada 1996 sampai 2009. Pola pikir dan gaya hidup generasi Z sedikit banyak dibentuk dari teknologi yang telah mengelilingi mereka sejak dini. Dilihat dari perspektif budaya, generasi Z sangat bebeda dengan generasi sebelumnya, yaitu milenial.

Generasi Z dianggap lebih kompetitif, realistis dan sangat fokus pada urusan finansial mereka sejak dini. Mereka juga lebih mandiri dan berusaha untuk tidak bergantung dengan orang tua. Meski memiliki banyak sifat positif, tetapi generasi Z dianggap terlalu sering mendapatkan informasi baru setiap harinya, baik dari media sosial, film, atau pemberitaan online.

Baca juga:

Psikopat dan Sosiopat, Ketahui Dahulu Perbedaan Keduanya

Meski hanya berupa candaan atau istilah saja, tetapi salah satu gangguan personalitas psikopat sering disalahartikan sebagai sesuatu yang keren di kalangan generasi Z, dan budaya populer di era mereka dianggap sebagai dalangnya.

Dilansir dari Healthline, istilah psikopat disebut sebagai Anti Social Personality Disorder (ASPD) di ilmu psikologi. Menurut Dr. Prakash Masand, psikopat bukanlah orang yang penyendiri, pendiam, dan tertutup. ASPD merupakan orang yang bertolak belakang dengan masyarakat, aturan-aturan yang berlaku, serta perilaku lain yang dianggap umum.

Cute but psycho. (Foto Moonsugar)
Cute but psycho. (Foto Moonsugar)

Jika seseorang suka melakukan kekerasan, tidak bisa membedakan mana yang salah dan benar, tidak empati, suka berbohong, memanipulasi dan menyakiti orang lain, serta sering bentrok dengan aturan hukum, bisa jadi ia mengalami ASPD. Dia dianggap psikopat.

Jika diperhatikan, ada berderet budaya populer yang berkaitan dengan perilaku psikopat seperti lagu Sweet But Psycho dari Ava Max, Psycho dari Red Velvet, serta beberapa lagu dari Billie Eilish yang mengandung lirik 'gelap'.

"Lagu-lagu seperti Sweet But Psycho hanya menarik kembali kemajuan yang dibuat oleh seniman," Courtney Smyth BSc., advokat kesehatan mental di Irlandia, dikutip dari Mental Movement. Bagi Smyth, lagu-lagu seperti ini seolah menganggap perempuan adalah sosok yang berbahaya, suka bermain-main, sadis dan gila.

Berikut merupakan sepenggal lirik dari lagu Sweet But Psycho milik Ava Max:

Grab a cop gun kinda crazy

She’s poison but tasty

Yeah, people say “Run, don’t walk away”

‘Cause she’s sweet but a psycho

A little bit psycho

At night she screamin’ “I’m out, out my, out my mind”

Pasangan psikopat James dan Alyssa seperti yang hadir pada serial TV Netflix The End of the F***ing World juga mampu menggeser makna pasangan yang psikopat sebagai sesuatu yang keren, memiliki kehidupan bebas tanpa aturan, dan mendorong remaja untuk berpikir bahwa bertindak tidak bertanggungjawab dianggap savage, keren, dan populer.

Ini juga bukan pertama kalinya makna gangguan kesehatan mental dirusak atau disalahartikan oleh budaya pop. Sebuah studi menunjukkan bahwa ada peningkatan perilaku bunuh diri dari para remaja setelah perilisan serial TV Netflix 13 Reasons Why.

Baca juga:

Waspada Gaslighting, Taktik manipulatif untuk Memutarbalikkan Fakta

Menurut Suicide Prevention Resource Center (SPRC), ada bukti konsisten mengenai dampak negatif dari detail dan grafik penggambaran bunuh diri dalam risiko peningkatan copycat suicide (bunuh diri yang meniru perilaku bunuh diri dari orang lain), apalagi terhadap anak muda yang rentan.

SPRC juga mengatakan bahwa sebuah penelitian membuktikan adegan bunuh diri yang terperinci di 13 Reasons Why meningkatkan risiko bunuh diri dengan metode yang sama dari 81% sampai 175% beberapa bulan setelah serial TV Netflix ini dirilis.

Dilansir dari Refinery29, seorang remaja di Peru bernama Franco Alonso melakukan bunuh diri, dan kejadian ini terinspirasi dari kisah 13 Reasons Why. Ia bunuh diri dengan cara melompat dari apartemennya sambil berteriak "i can't stand a heartbreak' di depan mata ibunya.

Polisi menemukan dua surat bunuh diri, satu untuk seorang perempuan yang diduga mantan kekasihnya, dan lainnya merupakan daftar nama teman-temannya yang telah ia buatkan rekaman. Franco mengatakan bahwa mereka adalah penyebab ia bunuh diri.

Baru-baru ini, kasus lain juga terjadi di Indonesia. Seorang siswi berusia 15 tahun di Jakarta Pusat membunuh bocah berusia enam tahun dan tidak merasa menyesal atas perbuatannya.

Dalam 13 gambar yang ditemukan di rumah pelaku, terdapat beberapa gambar yang berkorelasi dengan Billie Eilish termasuk lirik "All The Good Girls Go To Hell" dan "my lucifer is lonely".

Menurutmu, apakah ada tindakan preventif yang bisa dilakukan terkait fenomena di atas? (shn)

Baca juga:

Penuh Kontroversial, Ini 4 Hal Seputar Mugshot Challenge

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Gangguan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan