Budaya Olahraga Warga Indonesia Perlu Diubah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Mei 2024
Budaya Olahraga Warga Indonesia Perlu Diubah

Olahraga malam hari kurangi risiko penyakit jantung. (Foto: Unsplash/Oxana Melis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akses dan pengetahuan soal olahraga dalam masyarakat Indonesia diklaim sudah jauh lebih baik. Tetapi, maka masyarakat perlu menjadikan olahraga sebagai sebuah hobi yang ditekuni atau suatu profesi. Terlebih beberapa orang memiliki potensi sensor motorik yang lebih tinggi, dibandingkan dengan kognitifnya.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Andhika Raspati, SpKO menjelaskan sejumlah budaya olahraga di Indonesia yang perlu diubah oleh masyarakat, terutama terkait pola pikir dan porsi sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.

“Kalau saya lihat, ini dalam konteks Jakarta dulu, saya lihat di Jakarta ini terbagi jadi dua kubu. Ada kubu mereka yang malas berolahraga dan kubu yang terlalu ekstrem olahraga,” kata dr. Andhika Raspati, SpKO di Jakarta, (17/5).

Baca juga:

Mitos-mitos Serangan Jantung saat Berolahraga

Andhika yang merupakan menuturkan sebagai seorang konten kreator di bidang kesehatan, ia sering menerima banyak komentar dalam konten yang dirinya unggah di media sosial. Dari komentar tersebut, beberapa orang mengaku malas berolahraga dan hanya melihat olahraga sebagai suatu langkah untuk mengobati penyakit.

Hal ini berakhir pada kondisi di mana seseorang baru memulai olahraga ketika mengalami kegemukan (obesitas), hasil medical check-up (MCU) yang buruk, terkena kolestrol, diabetes atau penyakit lainnya.

Temuannya yang lain, yakni adanya kelompok yang terlalu ekstrem berolahraga. Biasanya ditemukan dalam sebuah komunitas yang mengalami kompetisi toksik (toxic competition) di dalamnya.

Seringkali ditemukan adanya anggota yang merasa ingin mencapai hasil yang sama dengan anggota lainnya, meski menyadari adanya perbedaan kemampuan diri maupun kualitas dan jenis alat-alat yang digunakan selama berolahraga.

“Di komunitas sepeda, itu kita suka rombongan padahal sepedanya berbeda-beda. Ada yang frame-nya enteng, ada yang berat. Padahal tadi, kondisi orang juga beda-beda, mungkin ada yang enggak sehat-sehat banget dan mereka dipaksa selalu bareng. Kalau ketinggalan bisa diledek tiga hari, akhirnya dia enggak mau kalah dan push diri, makanya kalau diperhatikan di pletonan itu banyak yang collaps,” ucap dokter tim nasional balap sepeda Indonesia itu.

Sementara temuan lainnya, yakni adanya orang tua yang terlalu ambisius, sehingga mendorong anaknya fokus menguasai olahraga tertentu yang berujung pada putusnya pendidikan.

“Saya harapkan semua orang bisa berada dalam kondisi tengah-tengah, yang malas tahu kalau olahraga bukan Cuma obat tapi jadi investasi supaya enggak sakit, dan yang ekstrem jangan terlalu berlebihan karena olahraga itu ada aturan main. Jadi semua orang bisa olahraga dengan dosis yang tepat,” katanya.

Co Founder dari Runhood and Running Rage Adystra Bimo menambahkan, budaya lainnya dalam olahraga yang patut diubah yakni adanya pola pikir bahwa melakukan olahraga berarti sebuah hukuman yang perlu dijalani seseorang.

“Seperti ceritaku waktu SMA, dulu olahraga itu masih menjadi hukuman,” katanya. (*)

#Olahraga #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan