Indonesia Amankan 3 Emas di Para Badminton International 2025, Siap Buru Gelar Juara Umum
Indonesia Para Badminton International 2025 di GOR Manahan Solo, Sabtu (1/10). (Ismail/Jawa Tengah)
MerahPutih.com - Indonesia sukses mengamankan tiga medali emas pada ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 yang digelar di GOR Indoor Manahan, Solo. Capaian ini diraih pada hari kedua turnamen dan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk merebut gelar juara umum dari India.
Tiga medali emas yang telah dipastikan berasal dari nomor ganda putri klasifikasi SL3–SU5 lewat pasangan Leani Ratri Oktila/Khalimatus Saidyah, yang menyapu bersih empat laga dalam sistem single round robin.
Leani Ratri Oktila juga mempersembahkan emas dari nomor tunggal putri klasifikasi SL4 setelah mencatat tiga kemenangan beruntun dalam sistem yang sama.
Emas ketiga akan resmi diraih pada final hari Minggu (2/11) dari nomor ganda campuran klasifikasi SL3–SU5, yang mempertemukan sesama wakil Indonesia: Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila melawan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah.
Baca juga:
Indonesia Para Badminton International 2025 Diikuti 124 Atlet dari 25 Negara
Selain tiga medali emas tersebut, Indonesia masih berpotensi menambah tiga emas lagi dari nomor tunggal putri SL3 lewat Qonitah Ikhtiar Syakuroh, nomor ganda putra SL3–SL4 lewat Dwiyoko/Fredy Setiawan, dan nomor ganda campuran SH6 lewat Subhan/Rina Marlina.
Qonitah akan menghadapi wakil Nigeria, Mariam Eniola Bolaji. Dwiyoko/Fredy bertemu wakil India, Pramod Bhagat/Sukant Kadam, sementara Subhan/Rina berhadapan dengan pasangan India, Krishna Nagar/Nithya Sre Sumathy Sivan.
Pelatih para bulu tangkis Indonesia, Muhammad Nurachman, mengapresiasi perjuangan para atlet yang tampil gemilang di turnamen ini.
“Nomor-nomor yang masuk final memang menjadi andalan kita. Mudah-mudahan kita bisa menambah medali emas lagi,” ujar Nurachman, Sabtu (1/11).
Ia menyebutkan, India menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara umum. Negeri itu mengirimkan 42 atlet terbaik dan menempatkan wakilnya di 10 nomor pertandingan.
“Saya melihat India memiliki banyak atlet baru dengan kualitas bagus. Mereka rutin mengirimkan atlet di berbagai turnamen sehingga persaingan di negaranya menjadi kompetitif,” katanya.
Baca juga:
18 Negara akan Berlaga di Kejuaraan WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025
Atlet andalan Indonesia, Subhan, menyatakan kesiapannya menghadapi laga final ganda campuran SH6 bersama Rina Marlina. Mereka melaju ke partai puncak usai menundukkan wakil Malaysia, Muhammad Amin Azmi/Nurzammiezatul Syafiqqah, dengan skor telak 21–4, 21–5.
Di final, Subhan/Rina akan menantang Krishna Nagar/Nithya Sre Sumathy Sivan dari India, yang sebelumnya menang atas pasangan Thailand dalam laga sengit berdurasi 44 menit dengan skor 21–18, 16–21, 15–21.
“Lawan dari India ini pasti ketat. Kami sudah sering bertemu, dan mereka punya kualitas bagus. Terakhir di Inggris, kami menang. Sekarang kami akan antisipasi kekuatan mereka, terutama dari Krishna Nagar,”
ujar Subhan.
Ia menambahkan, recovery fisik menjadi faktor penting menghadapi laga final.
“Saya dari awal grup sering main tiga set, jadi tenaga cukup terkuras, termasuk di semifinal hari ini,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Leo/Bagas Kembali Kibarkan Merah Putih di Thailand Master 2026 Setelah Korea Open 2024
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Alwi Farhan Rebut Juara Indonesia Masters 2026, Terakhir Kali Tunggal Putra Juara di 2023
Tunggal Putri China Chen Yufei Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet