Bubarkan Tongkrongan 'Vespa Gembel', Polisi: Kayak Karnaval 17-an

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 24 Januari 2021
Bubarkan Tongkrongan 'Vespa Gembel', Polisi: Kayak Karnaval 17-an

Kerumuman pesepeda motor membubarkan diri setelah petugas patroli gabungan Tim Pemburu COVID-19 Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penertiban, Minggu (24/1).(ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim Pemburu COVID-19 Polres Metro Jakarta Selatan membubarkan kerumunan komunitas pemotor dan menertibkan kafe yang melanggar protokol kesehatan. Hal itu dilakukan Tim Pemburu COVID-19 saat patroli skala besar bersama TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Patroli gabungan skala besar ini dilaksanakan Sabtu (23/1) hingga Minggu dini hari. Patroli menyasar sejumlah lokasi di antaranya kawasan Kemang, Pancoran dan wilayah lainnya.

Baca Juga:

Peneliti ITS Ciptakan Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Ketiak

Tim patroli gabungan bergerak ke arah Rasunan Said setelah mendapatkan informasi dari warga terkait adanya kerumunan pemuda lewat jam malam.

Petugas lantas menuju lokasi di bawah 'fly over' Tugu 66 Rasunan Said dan menindak pemuda 'nongkrong' dan mengganggu laju kendaraan.

"Petugas meluncur ke lokasi, membubarkan kerumunan," tandas Azis.

Tidak hanya berkerumun, pemuda yang 'nongkrong' itu seperti melakukan parade menggunakan vespa yang modifikasi dan diparkirkan di sisi kiri jalan. Akibatnya, kendaraan mereka menghambat pengendara lainnya.

Ilustrasi (@vespaestreme)

Kerumunan pemuda pengendara vespa dan kendaraan modifikasi yang dihiasi bendera tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan. Berkerumun hingga pukul 00.00 dini hari.

Tim patroli gabungan lalu mendatangi lokasi dan membubarkan kerumunan pemuda hingga tidak ada lagi yang 'nongkrong' di pinggir jalan.

"Mereka sudah dibubarkan. Lama tidak liat tanggal, mereka kayak karnaval 17-an," seloroh Azis.

Di kawasan Kemang, Tim Pemburu COVID-19 mendapati sebuah kafe yang melanggar protokol kesehatan pada masa Pembatasan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga:

Terkena COVID-19, Doni Monardo Rupanya Belum Divaksin

Petugas melakukan penertiban dan pemeriksaan tes cepat deteksi dini COVID-19 para tamu maupun pekerja kafe.

"Ada 15 orang yang di-rapid test, hasilnya semua non reaktif," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dikutip Antara. (*)

#COVID-19 #Jakarta Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Indonesia
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Pihak sekolah menghormati proses hukum yang berjalan setelah temuan itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Bagikan