Bromo Night Carnival Bakal Digelar Setiap Tahun

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 02 Januari 2018
Bromo Night Carnival Bakal Digelar Setiap Tahun

Wisatawan menikmati matahari terbit di Gunung Bromo pada awal tahun 2018 di Bukit Cinta, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (1/1).(ANTARA FOTO/Umarul Faruq/pras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pawai budaya 'Bromo Night Carnival' (BNC) yang digelar di lingkungan warga Suku Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan diagendakan setiap tahun untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

"Mudah-mudahan kegiatan BNC bisa digelar setiap tahun pada malam tahun baru berikutnya karena antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikutinya," kata Camat Sukapura Yulius Christian di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Senin (1/1).

Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo mengadakan pawai budaya yang dikemas dengan 'Bromo Night Carnival' dalam rangka memeriahkan malam tahun baru 2018 di Kecamatan Sukapura, Minggu (31/12) malam.

Menurutnya, pawai budaya BNC tersebut baru pertama kali digelar yang dimeriahkan dengan penampilan pergelaran budaya dari El Gibran, Desa Krucil, Kecamatan Krucil, dan Seni Gamelan Baleganjur khas Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber.

"Dari masyarakat Tengger di Kecamatan Sukapura menampilkan Jaranan Tengger Desa Jetak, Reog Singo Budoyo dari Desa Wonotoro, Kuda Lumping dari Desa Ngadas, Reog Abdi Budoyo Desa Ngadisari dan Jaranan Tengger Desa Ngadirejo," tuturnya.

Selama ini, lanjut dia, hanya keindahan pemandangan alam saja yang dinikmati wisatawan Gunung Bromo, namun dengan momentum pawai budaya 'Bromo Night Carnival' merupakan destinasi budaya yang dimiliki masyarakat Tengger yang juga dapat menarik simpati wisatawan domestik dan mancanegara.

"Antusias warga sekitar dan wisatawan cukup tinggi, sehingga ke depan kegiatan pawai budaya akan diselenggarakan lebih meriah dan beraneka ragam budaya yang dikemas dengan 'Bromo Night Carnival' pada tahun mendatang untuk memeriahkan jelang pergantian tahun," katanya.

Ia mengatakan, melalui BNC perayaan tahun baru di lingkungan warga Suku Tengger dirayakan sesuai dengan adat, tradisi dan kearifan lokal, sehingga ke depan akan diikutkan semua komponen yang ada, baik desa, sekolah maupun jasa wisata yang ada di Gunung Bromo.

Sementara, Sekretaris Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento mengatakan BNC merupakan bentuk apresiasi dan sajian untuk memeriahkan jelang pergantian tahun baru dengan tujuan menarik simpati perhatian pengunjung wisatawan lokal maupun mancanegara di Gunung Bromo. (*)

#Pawai Budaya #Suku Tengger #Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Suara dentuman Gunung Semeru bikin kaget warga Lumajang? Tenang, BPBD ungkap alasannya. Cek status aktivitas Semeru hari ini dan batas radius aman terbarunya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Berdasarkan informasi, kebakaran di Sabana Pengol terjadi pada Kamis sore.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Indonesia
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Sejak helikopter water bombing dialihkan ke Kalimantan, penanganan karhutla Semeru menghadapi tantangan besar hanya bergantung jalur darat dan penyekatan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Indonesia
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Dampak dan kerugian akibat kebakaran perlu diketahui secara jelas melalui pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Indonesia
Besok Wisata Bromo Dibuka Lagi Usai 13 Hari Kebakaran, Tiket Masuk Sudah Bisa Dipesan Online!
Setelah 13 hari kebakaran, wisata Bromo resmi dibuka kembali mulai 20 Agustus 2026. Tiket kunjungan sudah bisa dipesan online sejak 19 Agustus dengan kuota 2.752 orang per hari.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Besok Wisata Bromo Dibuka Lagi Usai 13 Hari Kebakaran, Tiket Masuk Sudah Bisa Dipesan Online!
Indonesia
Menhut Raja Juli Buka Lagi Wisata Bromo Hanya 4 Hari Setelah Kebakaran 1.120 Hektar Padam
Kebakaran hebat ini memaksa Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses wisata Gunung Bromo sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Menhut Raja Juli Buka Lagi Wisata Bromo Hanya 4 Hari Setelah Kebakaran 1.120 Hektar Padam
Indonesia
Kendala Utama Pemadaman Kebakaran Bromo, Pasokan Air Cuma dari Danau Ranu Pani
Kendala utama pemadaman adalah keterbatasan sumber air, yang saat ini hanya bisa mengandalkan pasokan dari Danau Ranu Pani.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Kendala Utama Pemadaman Kebakaran Bromo, Pasokan Air Cuma dari Danau Ranu Pani
Indonesia
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Kebakaran hutan di TNBTS Bromo-Semeru meluas hingga 530 hektar. OMC belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Indonesia
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Kebakaran hutan di Bromo-Semeru meluas hingga 176 hektare. Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses masuk wisata.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Bagikan