BRIN dan Kapal Riset Tiongkok Lakukan Ekspedisi Palung Jateng Sepanjang 3200 Kilometer

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 24 Maret 2024
BRIN dan Kapal Riset Tiongkok Lakukan Ekspedisi Palung Jateng Sepanjang 3200 Kilometer

Para peneliti Palung Jawa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (ANTARA/HO-BRIN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia memiliki potensi laut dalam yang masih jarang untuk dieksplorasi meski nilai ekonominya juga tidak kalah menarik untuk dijelajahi.

Data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan, dari total 6,4 juta kilometer luas perairan Indonesia, sebesar 4,4 juta km di antaranya merupakan perairan dalam dan sisanya 2juta km adalah perairan dangkal.

Baca juga:

BRIN Teliti Matahari, ada Bintik Hitam

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah meneliti keanekaragaman hayati di sekitar Palung Jawa untuk mengeksplorasi kekayaan biodiversitas laut dalam di perairan Indonesia tersebut.

Peneliti BRIN Yustian Rovi Alfiansah memaparkan, penelitian pada zona hadal Palung Jawa Tengah (Jateng) yang meliputi perairan sepanjang 3200 km, mulai dari wilayah Sumatera bagian selatan hingga Nusa Tenggara.

Ekspedisi tersebut dilakukan oleh Direktorat Pengelolaan Armada Kapal Riset dan BRIN yang bekerja sama dengan Institute for Deep Sea Research and Engineering (IDSSE), Chinese Academy of Sciences (CAS).

Ia menambahkan, ekspedisi tersebut menggunakan kapal riset dari Tiongkok, Tan Suo Yi Hao dan wahana kapal selam riset Fendouzhe.

"Riset ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekayaan biodiversitas laut dalam yang memberi kemanfaatan bagi Indonesia dan untuk mendapat informasi baru mengenai keunikan geologi, biologi dan lingkungan dari zona subduksi Sunda, serta potensi dampaknya pada ekosistem hadal di Palung Jawa," katanya.

Dari ekspedisi tersebut, lanjut dia, diperoleh sejumlah sampel berupa tiga ekor teripang, enam sediment core, dan enam bongkahan batu.

"Tugas lebih menantang selanjutnya yakni melakukan analisis lebih lanjut terhadap sampel yang diperoleh, menyimpan dan menjaganya, mengolah data, dan mendiseminasikan kepada publik," katanya.

Penelitian ini yang berlangsung sejak 28 Februari hingga 22 Maret 2024 tersebut dilakukan oleh empat peneliti Indonesia bersama sejumlah peneliti asal Tiongkok.

Indonesia, hampir memiliki segala bentuk topografi dasar laut dapat dijumpai, seperti paparan dangkal, terumbu karang, lereng curam maupun landai, gunung api bawah laut, palung laut dalam, basin atau pasu yang terkurung dan lain sebagainya.

Karakteristik ini menjadikan Lautan Indonesia merupakan wilayah Marine Mega - Biodiversity terbesar di dunia, memiliki 8.500 species ikan, 555 species rumput laut dan 950 species biota terumbu karang. (*)

Baca juga:

Tanggapi Pernyataan Sandi, Peneliti BRIN Ingatkan Peran Penting Oposisi

#BRIN #Penelitian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Indonesia
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
BRIN merilis analisis ilmiah hilangnya KM Virgo Transport di Laut Jawa. Tinggi gelombang bukan kategori ekstrem hanya 1,5 m. Simak temuan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
Indonesia
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis sejumlah terobosan khusus terkait dengan kesiapan bencana dalam bentuk pembangunan rumah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Indonesia
Pesawat N219 dan Varian Amfibinya Bakal Dirangcang Buat Visi Ambulans Udara Presiden Prabowo
Sebagai tulang punggung sistem nirawak, ia menjelaskan BRIN mengembangkan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) MALE yang mampu mengudara selama 24 jam nonstop
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Pesawat N219 dan Varian Amfibinya Bakal Dirangcang Buat Visi Ambulans Udara Presiden Prabowo
Indonesia
BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN
BRIN membangun ekosistem teknologi nuklir dari hulu hingga hilir agar Indonesia siap memasuki era PLTN tanpa bergantung pada teknologi asing.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN
Indonesia
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Selain memastikan keamanan data proyek satelit tersebut, Arif mengungkapkan BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri, BRIN NEO-1, yang dijadwalkan mengorbit pada awal 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Indonesia
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Presiden menegaskan fondasi utama untuk menguasai sains dan teknologi yakni sistem pendidikan yang kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Indonesia
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
BRIN fokus mengembangkan teknologi-teknologi maju yang diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam dua hingga tiga dekade mendatang.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Indonesia
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Prabowo mengingatkan agar setiap persoalan tidak disikapi dengan mencari kambing hitam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Lifestyle
Berdiri Tegak atau Membungkuk? Penelitian Sebut Bisa Mencerminkan Kepribadian
Penelitian Universitas McGill mengungkap postur tubuh saat berdiri dapat menjadi indikator kepribadian. Simak hubungan bahasa tubuh dengan karakter seseorang.
ImanK - Minggu, 26 Juli 2026
Berdiri Tegak atau Membungkuk? Penelitian Sebut Bisa Mencerminkan Kepribadian
Bagikan