Badan POM Tindak Tegas 2 Perusahaan Farmasi yang Produksi Obat Sirop Berbahaya
Kepala BPOM RI, Penny K Lukito. Foto: MP/Asropih
MerahPutih.com - Kasus gangguan ginjal akut pada anak yang meresahkan orangtua di Indonesia memasuki babak baru.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menindak tegas dua perusahaan farmasi yang memproduksi obat sirop yang diduga penyebab penyakit mematikan itu.
Baca Juga
BPOM Sebut Produsen Ubah Komposisi Obat dengan Bahan Berbahaya Tanpa Izin
Dua perusahaan farmasi itu adalah PT Yarindo Farmatama berlokasi di Cikande, Serang, Banten dan PT Universal Pharmaceutical Industries di Tanjung Mulia, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito mengatakan, penindakan tersebut setelah pihaknya melakukan pengawasan, pengujian, dan sampling pemeriksaan terhadap perusahaan farmasi dalam antisipasi terjadinya gangguan ginjal akut misterius.
"Kami juga telah menemukan perusahaan atau produsen produk fasmasi yang memproduksi sejumlah sirop dengan bahan baku propilen glikol yang tercemar EG zan DEG yang jauh melebihi ambang batas yang bolehkan. Sehingga ini masuk ke penindakan," tegas Penny di Jakarta, Senin (31/10).
Baca Juga
Jokowi Perintahkan BPOM Tarik Obat Sirop Penyebab Gangguan Ginjal Akut
Lanjut Penny, BPOM memberikan sanksi administrasi yakni penghentian produksi, penghentian distribusi, penarikan kembali produk dan pemusnahan.
"Kedua industri farmasi setelah diberikan sanksi administrasi berupa pencabutan sertifikan CPOB. Untuk produksi cairan oral nonbetalaktam artinya cairan yah. Terus sediaan cairan. Dan demikian izin edar seluruh cairan oral nonbetalaktam dua industri itu telah dicabut," tegasnya.
Lebih jauh, kata Penny, berdasarkan pemeriksaan juga diduga telah terjadi tindak pidana mengacu pada UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
"Dengan ancaman pidana 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar," sebut Penny. (Asp)
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Gempa M5,6 Guncang Bengkulu Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Klasemen Super League 2025/2026: Gol Dibatalkan, Persija Kalah 0-1 dari Semen Padang dan Harus Relakan Posisi Kedua Jadi Milik Persib
Klasemen Super League 2025/2026: Persib Geser Persija Usai Kalahkan Bhayangkara FC 2-0
Hasil Futsal Putra SEA Games 2025: Hentikan Dominasi Thailand Lewat Kemenangan 6-1, Timnas Futsal Indonesia Raih Medali Emas
Hasil Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025: Comeback, Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Thailand 3-2 untuk Raih Medali Emas
Hasil Sepak Bola Putra SEA Games 2025: Timnas Malaysia U-23 Raih Medali Perunggu Usai Kalahkan Filipina 2-1
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Raih Kemenangan 2-0 atas Filipina secara Dramatis, Timnas Vietnam U-23 Melaju ke Final
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP