BPB Sebut Karhutla Aceh Capai 70 Hektare
Helikopter BNPB jenis Sikorsky yang biasa digunakan untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. (ANTARA/Rony Muharrman)
MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut, lahan gambut terbakar telah mencapai 70 hektare lebih di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, dalam sepekan terakhir.
Kepala BPBA Yusmadi mengatakan, lahan terbakar itu terkosentrasi pada enam kecamatan di daerah yang terletak di kawasan pesisir pantai Barat, Aceh.
"Enam kecamatan yakni Johan Palawan, Meureubo, Samatiga, Kaway Enam Belas, Woyla Barat, dan Arongan Lambalek yang terpusat di beberapa desa," kata Yusmadi di Aceh, Rabu (26/7).
Hingga kini, kata dia, titik api cukup sulit dipadamkan karena lokasi kebakaran hutan dan lahan terutama lahan bergambut terjadi di tengah kawasan hutan.
Dampak kebakaran lahan itu mengakibatkan pihak sekolah meliburkan siswa/siswi atau pelajar karena lokasi sekolahnya berdekatan dengan lahan terbakar, seperti di SD Negeri 8, Meulaboh.
Tercatat Rumah Sakit Cut Nyak Dhien, Meulaboh di Aceh Barat telah merawat sedikitnya 23 orang warga setempat akibat menderita Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
"Awal pekan ini, kita telah meminta bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mengerahkan helikopter pengebom air. Alhamdulillah, BNPB siap membantu dengan mengirimkan dua helikopter. Satu heli telah tiba kemarin sore, dan satu lagi hari ini," katanya.
Komandan Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Kav Moch Wahyudi melaporkan, helikopter jenis MI-17 VN tiba di Bandara Cut Nyak Dhien di Kabupaten Nagan Raya pada Selasa (25/7) petang.
"Heli BNPB ini terbang dari Dumai menuju Bandara Cut Nyak Dhien, guna membantu penanggulan kebakaran lahan di tiga kabupaten yakni Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya," katanya.
Untuk sementara, helikopter itu dalam status siaga di Bandara Cut Nyak Dhien. Sebab, rencananya akan mulai melakukan kegiatan operasi pengeboman dengan menggunakan air pada hari ini. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman