Bogor Diguncang Gempa, Kamis (10/4) Malam, Dipicu Retakan di Kerak Bumi

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 11 April 2025
Bogor Diguncang Gempa, Kamis (10/4) Malam, Dipicu Retakan di Kerak Bumi

Titik Gempa Bogor/ BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GEMPA 4,1 magnitudo mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/4) malam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di bawah Kota Bogor.

"Episenter terletak pada koordinat 6,62 LS dan 106,8 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km tenggara Kota Bogor, Jabar, pada kedalaman 5 km," kata Kepala BMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam keterangannya kepada wartawan dikutip Jumat (11/4).

Gempa bumi termasuk yang berlangsung akibat aktivitas sesar aktif. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," jelasnya.

Sesar aktif adalah patahan atau retakan di kerak bumi yang berpotensi menimbulkan gempa bumi. Fenomena ini merupakan bahaya geologi yang perlu diwaspadai.

Baca juga:

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Dekat Cilacap, Dipastikan Tak Berpotensi Tsunami



Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Depok dengan skala intensitas III MMI. Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Berdasarkan analisis sementara seismologis BMKG, gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami. BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada, seraya tetap mengikuti pedoman dari pemerintah setempat dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh dilaporkan BMKG.

Hasil analisis tersebut bisa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.(knu)

Baca juga:

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Dekat Cilacap, Dipastikan Tak Berpotensi Tsunami

#Kota Bogor #Gempa Bumi #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT
RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262 ton, berukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter. Kapal itu memiliki kecepatan maksimal 7 knot.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 39 menit lalu
PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 13 menit lalu
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Indonesia
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis sejumlah terobosan khusus terkait dengan kesiapan bencana dalam bentuk pembangunan rumah.
Dwi Astarini - 2 jam, 45 menit lalu
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Indonesia
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
Indonesia
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Pemerintah memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla di Kalimantan. Sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Indonesia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG mengungkap keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua yang berpotensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Memasuki siang hari, cakupan awan mulai tebal di seluruh sudut wilayah Ibu Kota
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Indonesia
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
BMKG mencatat 3.002 gempa susulan mengguncang NTT sejak 15-19 Agustus 2026. Sebanyak 86 gempa dirasakan warga dan 25 bermagnitudo 5 atau lebih.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
Bagikan