BNNP Desak Zenith Masuk Kategori Narkoba

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 13 Juli 2017
BNNP Desak Zenith Masuk Kategori Narkoba

Petugas kejaksaan dan BNN memeriksa barang bukti narkoba hasil ungkap kasus selama kurun 2016-2017 (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan, menginginkan obat daftar G merek Zenith atau Carnophen segera masuk ke dalam kategori narkotika.

"Kami sudah memberikan masukan ke BNN pusat terkait maraknya peredaran Zenith di Kalsel yang harus segera ditangani serius agar kami turut bisa memberantasnya," kata Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsauli Siregar di Banjarmasin, Kamis (13/7).

Hal itu dikatakan Marsauli kepada wartawan saat acara Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2017 di Mahligai Pancasila.

Menurut dia, dalam dua tahun terakhir korban penyalahguna Narkoba yang menjalani rehabilitasi sebanyak 75 persen di antaranya akibat kecanduan zat yang terkandung dalam Zenith.

"Fakta ini tentu sangat memilukan bagi kita bersama, pengaruh obat Zenith sudah sama bahayanya dengan narkotika sejenis sabu-sabu dan sebagainya," ucap Marsauli.

Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di Banjarmasin, meminta seluruh elemen masyarakat untuk bisa bergerak guna memberantas Narkoba.

"Mencegah dan memberantas Narkoba tidak hanya tugas BNN dan Polri, namun semua masyarakat termasuk Pemda juga harus mengambil peran tanpa terkecuali," tutur Sahbirin.

Gubernur pun mengimbau masyarakat untuk tidak malu atau khawatir melaporkan anggota keluarga yang menjadi pecandu untuk dilakukan rehabilitasi agar pulih dan membaik.

"Masyarakat bisa membentuk relawan antiNarkoba di tingkat RT agar lingkungan tempat tinggal benar-benar komitmen menolak masuknya Narkoba," ujar orang nomor satu di Provinsi Kalsel itu.

Pada Acara Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2017 , juga dilakukan pemusnahan barang bukti Narkoba hasil tangkapan terakhir join investigasi BNNP dan Polda Kalsel, yakni 2,5 Kg sabu-sabu dan 4.080.000 butir obat Zenith.

Bukan itu saja, 500 gram sabu-sabu jaringan pengedar asal Pontianak, Kalbar, hasil ungkapan Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, juga turut dimusnahka .

Secara bersamaan, para anggota FKPD mulai dari Gubernur, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana, Kajati Kalsel dr H Abdul Muni, termasuk Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsauli Siregar memusnahkan Narkoba tersebut dengan cara diblender kemudian airnya dibuang ke saluran pembuangan di toilet. (*)

Sumber: ANTARA

#Badan Narkotika Nasional #Kalimantan Selatan #Narkoba #Gerakan Anti Narkoba #Hari Anti Narkoba Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dugaan industri rumahan produksi etomidate di Jakarta Selatan. Seorang WN Malaysia berinisial LYL ditangkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Bukti permen diduga mengandung THC, cokelat LSD diduga mengandung THC, cairan diduga mengandung THC, serta permen mengandung THC yang diungkap penyidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Berita Foto
Menhut Raja Antoni Tinjau Karhutla Kalsel: Api Sudah Tak Terlihat, Gambut Masih Berasap
Menteri Kehutanan, Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Menhut Raja Antoni Tinjau Karhutla Kalsel: Api Sudah Tak Terlihat, Gambut Masih Berasap
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bos Gendut, gembong narkoba Kampung Bahari, ditangkap saat sedot lemak di Mangga Besar. BNN menyita aset Rp 40,77 miliar
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bagikan