BNNP Aceh Fokus Alihkan Ganja ke Tanaman Produktif

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 03 Mei 2019
BNNP Aceh Fokus Alihkan Ganja ke Tanaman Produktif

Ladang ganja di Aceh (ANTARA FOTO/Rahmad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memfokuskan program pengalihan tanaman narkotika atau program alternatif development, sehingga tidak ada lagi masyarakat menanam tanaman terlarang di provinsi itu.

"Program alternatif development saat ini sedang berlangsung di Aceh. Kami fokuskan agar program tersebut terlaksana sukses," kata Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser seperti dilansir Antara, Kamis (2/4).

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser. (Antara Aceh/Humas BNNP Aceh)
Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser. (Antara Aceh/Humas BNNP Aceh)

Pernyataan tersebut dikemukakan Brigjen Pol Faisal Abdul Naser ketika melantik sejumlah pejabat eselon tiga dan empat di lingkungan BNNP Aceh.

Jenderal Polri bintang satu tersebut mengatakan, pelaksanaan program alternatif development tersebut diharapkan mampu mengalihkan penanaman ganja kepada tanaman produktif lainnya.

Tujuannya, agar tidak ada lagi oknum masyarakat di Provinsi Aceh menanam tanaman terlarang tersebut. Oleh karena dibutuhkan kerja keras semua jajaran BNNP Aceh menyukseskan program tersebut.

Begitu juga dengan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba atau P4GN, kata Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, BNNP Aceh juga mengutamakan pelaksanaan program tersebut.

"Kami akan terus membangun komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program P4GN. Kami mengerahkan segala sumber daya untuk menyukseskan program P4GN," sebut Brigjen Pol Abdul Naser.

Oleh karena itu, Brigjen Pol Abdul Naser mengajak jajaran BNNP Aceh untuk bekerja lebih maksimal melaksanakan P4GN dan program alternatif development, sehingga Aceh bebas narkoba dapat terwujud.

"Kepada semua jajaran, kami ingatkan bekerja profesional, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BNNP dalam upaya mencegah dam memberantas narkoba di Provinsi Aceh," pungkas Brigjen Pol Faisal Abdul Naser. (*)

Baca Juga: Ladang Ganja Seluas 20 Hektare Ditemukan Di Lhokseumawe

#Ganja # Badan Narkotika Nasional (BNN) #Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Teriknya matahari serta suhu udara tinggi sepanjang hari turut memperburuk keadaan karena lokasi lahan yang terbakar di Aceh Barat merupakan lahan gambut.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
TNI pun menjadi ujung tombak dalam operasi pembersihan sekolah-sekolah dari lumpur di wilayah bencana Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Indonesia
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Penjagaan jembatan bailey di Aceh selama 24 jam dilakukan aparat gabungan dari kepolisian, TNI, Kementerian PUPR, dan PT Adhi Karya.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
para pengungsi terbanyak saat ini berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Indonesia
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Konsideran menimbang memiliki fungsi penting sebagai dasar dan rujukan dalam pengelolaan pemerintahan di Aceh.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Indonesia
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Pekerjaan ini melengkapi penanganan 24 titik sumur bor lain yang lebih dulu dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Indonesia
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Bulog memastikan, stok beras dan minyak goreng di Aceh aman menjelang Ramadan 2026. Hal itu dikatakan Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Bagikan