BNNP Aceh Fokus Alihkan Ganja ke Tanaman Produktif
Ladang ganja di Aceh (ANTARA FOTO/Rahmad)
MerahPutih.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memfokuskan program pengalihan tanaman narkotika atau program alternatif development, sehingga tidak ada lagi masyarakat menanam tanaman terlarang di provinsi itu.
"Program alternatif development saat ini sedang berlangsung di Aceh. Kami fokuskan agar program tersebut terlaksana sukses," kata Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser seperti dilansir Antara, Kamis (2/4).
Pernyataan tersebut dikemukakan Brigjen Pol Faisal Abdul Naser ketika melantik sejumlah pejabat eselon tiga dan empat di lingkungan BNNP Aceh.
Jenderal Polri bintang satu tersebut mengatakan, pelaksanaan program alternatif development tersebut diharapkan mampu mengalihkan penanaman ganja kepada tanaman produktif lainnya.
Tujuannya, agar tidak ada lagi oknum masyarakat di Provinsi Aceh menanam tanaman terlarang tersebut. Oleh karena dibutuhkan kerja keras semua jajaran BNNP Aceh menyukseskan program tersebut.
Begitu juga dengan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba atau P4GN, kata Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, BNNP Aceh juga mengutamakan pelaksanaan program tersebut.
"Kami akan terus membangun komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program P4GN. Kami mengerahkan segala sumber daya untuk menyukseskan program P4GN," sebut Brigjen Pol Abdul Naser.
Oleh karena itu, Brigjen Pol Abdul Naser mengajak jajaran BNNP Aceh untuk bekerja lebih maksimal melaksanakan P4GN dan program alternatif development, sehingga Aceh bebas narkoba dapat terwujud.
"Kepada semua jajaran, kami ingatkan bekerja profesional, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BNNP dalam upaya mencegah dam memberantas narkoba di Provinsi Aceh," pungkas Brigjen Pol Faisal Abdul Naser. (*)
Baca Juga: Ladang Ganja Seluas 20 Hektare Ditemukan Di Lhokseumawe
Bagikan
Berita Terkait
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman