BMKG Imbau Masyarakat Waspada Longsor

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 02 September 2016
BMKG Imbau Masyarakat Waspada Longsor

Banjir Longsor Sangihe, Sulawesi Utara. (Foto: Twitter/@Sutopo_BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Meskipun lemah, BMKG telah mendeteksi munculnya fenomena La Nina pada akhir Agustus 2016 hingga awal tahun 2017. Terdapat juga fenomena Dipole Mode negatif sejak Mei 2016, yang diprediksi bertahan hingga November 2016 dan kondisi anomali Suhu Muka Laut yang hangat disekitar perairan Indonesia.

Akibat beberapa fenomena tersebut curah hujan yang tinggi akan terjadi di Sumatera dan Jawa bagian Barat. Selain itu dampak signifikan meningkatnya bencana di Indonesia saat ini. Lebih dari 95 persen dari bencana tersebut adalah bencana hidrometeorologi yang dipengaruhi oleh cuaca.

"Pada periode ini dari 1 Januari 2016 hingga 1 Oktober 2016, terdapat 1.495 kejadian bencana di Indonesia yang menyebabkan 257 orang meninggal dunia, 2,86 juta orang menderita dan mengungsi, dan ribuan rumah rusak," tulis Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam rilisnya, Jumat (2/9).

Dalam rilisnya, BMKG menjelaskan longsor adalah jenis bencana yang paling mematikan saat ini. Hingga 1 Oktober 2016 terdapat 323 kejadian longsor yang menyebabkan 126 orang meninggal dan 18.655 jiwa menderita dan mengungsi. Sedangkan banjir terdapat 535 kejadian dengan dampak 70 orang meninggal dan 1,94 juta jiwa menderita dan mengungsi akibat banjir.

"Hal ini juga terjadi pada periode La Nina sebelumnya seperti tahun 2010 dan 2011, Indonesia mengalami curah hujan di atas normal, terutama di Pulau Jawa, Maluku, Sulawesi, Sumatera bagian selatan, Kalimantan dan Papua yang menyebabkan hujan lebat dan lebih tinggi daripada curah hujan normal sehingga meningkatkan risiko bencana banjir dan longsor," lanjut Sutopo.

Dibandingkan dengan kejadian bencana pada tahun 2015, jumlah korban meninggal dan hilang pada tahun 2016 mengalami peningkatan 54 persen dari 167 (2015) menjadi 257 (2016). Secara keseluruhan jumlah kerusakan 2016 mengalami peningkatan dibandingkan 2015. Diprediksi dampak bencana 2016 akan terus meningkat hingga akhir tahun nanti.

Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya dari ancaman banjir dan longsor terkait adanya peningkatan curah hujan. BMKG melaporkan perkiraan awal musim hujan tahun 2016 hingga 2017 di sebagian besar wilayah Indonesia akan terjadi pada Agustus – November 2016 (92,7 %), dengan sifat hujan pada periode musim hujan 2016/2017 secara umum diprakirakan 51 % NORMAL, 48 % di ATAS NORMAL, dan hanya 1 % di BAWAH NORMAL. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Longsor di Wilayah Sukabumi, 332 Rumah Alami Kerusakan
  2. Kerugian akibat Banjir - Longsor Sangihe Capai Rp57 Miliar
  3. BMKG: Gempa Tektonik Guncang Pantai Utara Papua
  4. BMKG Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Lebat di Indonesia
  5. BMKG: Gempa Guncang Garut Berkekuatan 6,1 SR
#Banjir #Longsor #Bencana Alam #La Nina
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Longsor di Gunung Slamet Dibantah Akibat Aktivitas Penambangan
lokasi penambangan berada di kaki Gunung Slamet, dengan elevasi lebih rendah sekitar ratusan meter dari mahkota longsoran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Longsor di Gunung Slamet Dibantah Akibat Aktivitas Penambangan
Indonesia
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Kawasan yang terendam banjir berada di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Indonesia
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Indonesia
40 Tenaga Kerja Lokal Dikerahkan Buat Pulihkan Sumatera dari Dampak Bencana
Kebijakan Kementerian PU juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar perekonomian masyarakat di tiga provinsi terdampak bencana dapat segera bergerak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
40 Tenaga Kerja Lokal Dikerahkan Buat Pulihkan Sumatera dari Dampak Bencana
Indonesia
Jasad 33 Korban Longsor Cisarua Bandung Belum Ditemukan, Evakuasi Terkendala Hujan
Total sudah 48 kantong jenazah korban bencana longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dievakuasi hingga hari keempat operasi pencarian resmi ditutup
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Jasad 33 Korban Longsor Cisarua Bandung Belum Ditemukan, Evakuasi Terkendala Hujan
Indonesia
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Pemerintah DKI Jakarta harus memperbaiki kembali tata ruang Ibu Kota agar masalah banjir dapat teratasi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Indonesia
30 Kantong Jenazah Terindentifikasi, 48 Kantong Korban Longsor Cisarua Sudah Ditemukan
Tim DVI terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
30 Kantong Jenazah Terindentifikasi, 48 Kantong Korban Longsor Cisarua Sudah Ditemukan
Indonesia
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Pada OMC ke-11, BPBD menebarkan sebanyak 1.600 kg bahan semai di langit perairan Laut Jawa dan Tangerang Selatan, yang dilakukan melalui dua sorti penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Indonesia
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
Rokhmat mendesak pemerintah agar lahan milik PTPN dan Perhutani di Pulau Jawa segera dikembalikan fungsinya sebagai kawasan resapan air yang padat vegetasi
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
Indonesia
Tim SAR Tetapkan Masa Pencarian Korban Longsor Cisarua 14 Hari, Laporan Hilang Capai 108
Pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Tim SAR Tetapkan Masa Pencarian Korban Longsor Cisarua 14 Hari, Laporan Hilang Capai 108
Bagikan