BMI Siap Terjunkan 2.000 Kader Kawal Suara Ahok-Djarot di TPS

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 30 Maret 2017
BMI Siap Terjunkan 2.000 Kader Kawal Suara Ahok-Djarot di TPS

Pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta 2017 Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat. (MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Organisasi sayap partai PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) akan mengerahkan seluruh kader atau pengurus dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Indonesia untuk memenangkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua mendatang.

Ketua umum DPP BMI, Ir.H.Nazaruddin Kiemas mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Instruksi kepada seluruh jajaran pengurus DPD BMI seluruh Indonesia untuk turun ke Jakarta 20 hari ke depan untuk memenangkan dan mengawal perolehan suara Ahok-Djarot pada 19 April 2017.

"Kami telah mengeluarkan Surat Instruksi DPP BMI untuk seluruh pengurus DPD BMI untuk turun dan terjun langsung ke kantong-kantong masyarakat sampai pencoblosan nanti," kata Nazaruddin Kiemas dalam acara Peringatan HUT ke-17 BMI di Jalan Cianjur, Jakarta Pusat, Kamis (30/3).

Menurutnya, perintah untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada putaran kedua nanti merupakan tanggungjawab organisasi sayap PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pasangan calon nomor pemilihan 2 itu di Jakarta.

"Memenangkan Pak Ahok dan Pak Djarot adalah harga mati untuk kami. Karena kami sadar dan meyakini bahwa Jakarta dapat menjadi lebih baik lagi lima tahun kedepan ditangan mereka berdua," ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPP BMI, H.Antoni Wijaya menyatakan, tugas seluruh kader BMI 20 hari kedepan difokuskan di daerah-daerah yang perolehan suara pasangan Ahok-Djarot pada putaran pertama, 15 Februari lalu masih lemah.

"Tentu kita mengerjakan ini berdasarkan evaluasi internal kita pada saat putaran pertama lalu. Sehingga kita fokuskan untuk menggarap titik-titik wilayah yang memang kemarin Pak Ahok dan Pak Djarot tidak unggul, dan prioritas kita menggarap basis suara nomor 1 dan floatingmass (suara mengambang) atau golput kemarin," kata Antoni.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan rangkaian roadshow pasar murah untuk masyarakat di Jakarta. Roadshow Pasar Murah dilakukan sebagai rangkaian peringatan HUT BMI ke-17 tahun yang mengangkat tema “17 tahun BMI Bersama Rakyat” itu dilakukan di sejumlah titik yang memang menjadi sasaran kita dengan menjual 10.000 paket sembako untuk warga Jakarta.

"Jadi dua minggu terakhir kita sudah menggelar pasar murah di 10 titik di Jakarta. Itu kami lakukan untuk memaksimalkan target kita, yaitu memenangkan Pak Ahok dan Pak Djarot di putaran kedua nanti," pungkasnya.

Bahkan, lanjutnya, pada tanggal 19 April nanti, pihaknya akan mengerahkan 2000 kader BMI dan Satgas Satria Bela Bangsa (SBB) untuk memantau dan mengawal TPS-TPS di Jakarta. "Pada hari H nanti, kita juga akan mengerahkan 2000 kader BMI dan Satgas BMI (SBB) untuk turun ke TPS-TPS yang rentan terjadi intimidasi dan kecurangan pihak lain," tutupnya. (Fdi)

#Banteng Muda Indonesia #Pasangan Ahok-Djarot #Pilkada Dki #Basuki Tjahaja Purnama #Djarot Saiful Hidayat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Indonesia
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Ahok singgung soal polemik yang kerap muncul terkait PBB sejak masa kepemimpinannya.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Indonesia
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Ahok juga menyinggung soal uang pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Mantan Komisaris Utama Pertamina, Ahok, menyinggung nama Jokowi dalam kasus korupsi Pertamina. Namun, apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Indonesia
Ahok Diperiksa soal Kasus Korupsi Lahan di Cengkareng, Sebut tak Tahu Detail
Ahok diperiksa atas kasus korupsi lahan di Cengkareng. Namun, ia mengaku tak tahu secara detail mengenai dugaan tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
Ahok Diperiksa soal Kasus Korupsi Lahan di Cengkareng, Sebut tak Tahu Detail
Bagikan