BKPM: Pemerintah Perkuat Sektor Tekstil
Buruh memproduksi tekstil di Pabrik Sritex, Sukoarjo, Jawa Tengah, Jumat (13/2). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
Merahputih Keuangan - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky sibarani mengungkapkan pemerintah berperan dalam memfasilitasi sektor tekstil dan alas kaki. Hal ini strategis menyerap tenaga kerja maupun memperkuat ekspor Indonesia.
"Potensi ekspor sektor tekstil dan alas kaki Indonesia masih cukup besar karena pada tahun 2014 ekspor tekstil dan pakaian jadi Indonesia hanya 1,85% dari nilai pasar global sebesar US$ 700 miliar. Demikian pula dengan sektor alas kaki di mana ekspor Indonesia hanya 4% dari nilai pasar global sebesar US$ 100 miliar,” papar Franky dalam keterangan pers, Rabu (30/9).
Franky menjelaskan pihaknya mencatat sepanjang semester I 2015 realisasi investasi untuk sektor tekstil masih tumbuh positif, naik naik 58% sebesar Rp 3,88 triliun dibandingkan Semester 1 2014.
"Realisasi investasi seluruh sub-sektor tekstil pada Semester I 2015 juga tumbuh positif, yaitu industri pengolahan serat tekstil tumbuh 213% sebesar Rp 2,40 triliun dari 82 proyek. Industri penenunan tekstil tumbuh 613% sebesar Rp 163 miliar dari 25 proyek, industri pakaian jadi tumbuh 16% sebesar Rp 941 miliar, dan industri perlengkapan pakaian tumbuh 563% sebesar Rp 216 miliar dari 15 proyek," tuturnya.
Sementara itu, lanjutnya, realisasi investasi untuk sektor alas kaki pada Semester I 2015 tumbuh 613% sebesar Rp 759 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari 69 proyek. Pihaknya berencana terus menggenjot pertumbuhan ekonomi di sektor tekstil karena punya potensi besar.(abi)
Baca Juga:
Atasi Hambatan Ekonomi, BKPM Lakukan Program Padat Karya
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Ratusan Kontainer Limbah B3 Masuk Batam, Puluhan Diputus Reekspor oleh Bea Cukai
Keseruan Fun Mini Soccer Konten Kreator Dukung Jersey Produk UMKM Lokal
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Indonesia Perdana Kirim Produk Tetes Tebu ke Australia, Buka Diversifikasi Ekspor