BKPM Bentuk EU Investment Desk, DPR: Jadikan Momentum Pengembangan EBET di Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 Oktober 2025
BKPM Bentuk EU Investment Desk, DPR: Jadikan Momentum Pengembangan EBET di Indonesia

Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Kanada Mark Carney. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia yang meluncurkan pembentukan EU Investment Desk pada akhir September lalu.
?
EU Investment Desk ini menjadi platform kerja sama untuk percepatan realisasi investasi dari Uni Eropa ke Indonesia seiring dengan selesainya proses negosiasi Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dengan Uni Eropa (IEU-CEPA).
?
Menurut Ratna, terbentuknya platform kerja sama ini bukan saja sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi di dalam negeri, melainkan juga membenahi ekosistem investasi nasional agar lebih menarik dan menjanjikan bagi para penanam modal asing dari negara-negara Eropa yang sangat peduli terhadap aspek transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, serta kenyamanan berbinis.
?
“Ekosistem investasi yang nyaman dan kondusif menjadi kunci utama kepercayaan investor kepada pemerintah. Kepercayaan tersebut menjadi modal untuk menggerakkan pembangunan nasional berbasis investasi, meningkatkan daya saing nasional di mata asing, menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, serta mendorong pemerataan ekonomi masyarakat," kata Ratna dalam keterangannya, Selasa (7/10).
?

Baca juga:

Ada Perjanjian IEU-CEPA, Anak Muda Indonesia Berpeluang Besar Kerja di Uni Eropa


Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total volume perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa mencapai USD 31 miliar. Setelah IEU-CEPA disepakati, pemerintah menargetkan total volume perdagangan di antarkedua pihak menembus angka USD 60 miliar pada 2030.
?
Ratna menyampaikan harapannya bahwa peningkatan volume perdagangan antarkedua pihak dapat menyasar sektor-sektor strategis nasional, utamanya sektor energi. “Transisi energi yang menjadi komitmen pemerintah membutuhkan dana besar. Demikian pula kegiatan eksplorasi migas untuk mendukung visi swasembada energi nasional juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Investasi dari negara-negara Eropa yang notabene pro-green economy dan green industry sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan EBET di Indonesia," bebernya.
?
Ia mengungkapkan adanya pembenahan secara struktural dan institusional dalam tata kelola investasi di Indonesia melalui pembentukan EU Investment Desk ini dapat menjadi langkah solutif bagi pembangunan infrastruktur energi berbasis EBET yang kerap kali terhambat masalah pendanaan.
?
Pemerintah, lanjut dia, perlu menjadikan ini sebagai momentum mengingat negara-negara Eropa sangat fokus dalam pengembangan energi nonfosil setelah embargo Uni Eropa terhadap Rusia.
?
"Model perbaikan tata kelola investasi ini diharapkan tidak terbatas pada negara-negara Eropa saja, tapi juga Global South Countries mengingat kita juga sudah menjadi anggota BRICS," pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Dorong Pengesahan RUU BUMN Harapkan Percepat Kemajuan Ekonomi Nasional

#Ekonomi #Kanada #Kerja Sama Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Penyair Kanada Anne Carson Raih Hadiah Nobel Sastra, Menghadirkan Karya Sastra yang Berani dan Inovatif
Carson, 76 tahun, dikenal luas lewat karya-karyanya yang kerap melintasi batas antara puisi, fiksi, dan akademisi.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
  Penyair Kanada Anne Carson Raih Hadiah Nobel Sastra, Menghadirkan Karya Sastra yang Berani dan Inovatif
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Dunia
Perang Dagang Panas! Kanada Hantam Produk AS Pakai Tarif Balasan
Perang dagang Kanada vs AS memanas! Kanada resmi memberlakukan tarif balasan hingga 50% untuk produk Amerika senilai Rp310 triliun. Intip rincian dan dampaknya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Perang Dagang Panas! Kanada Hantam Produk AS Pakai Tarif Balasan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Dunia
Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Perubahan tersebut dilakukan untuk pengguna yang berada di Amerika Serikat, sedangkan pengguna di Kanada tetap akan melihat nama Danau Ontario.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
 Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Bagikan