Headline

BJ Habibie: Jangan Sampai Bangsa Indonesia Jadi Pembantu di Negeri Sendiri

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 19 Oktober 2017
BJ Habibie: Jangan Sampai Bangsa Indonesia Jadi Pembantu di Negeri Sendiri

BJ Habibie dalam sebuah kegiatan Partai Golkar (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Presiden Ketiga Indonesia yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golkar BJ Habibie mengajak semua pihak untuk terus meningkat kualitas sumber daya manuasia (SDM) Indonesia.

Habibie menegaskan, pembangunan berkualitas bukan berorientasi pada tingginya pencapaian produk domestik bruto (PDB), tapi pada pemerataan hasil pembangunan yang tercermin dari kualitas SDM.

"Jangan sampai Bangsa Indonesia hanya jadi pembantu pada pembangunan di negaranya," katanya.

Sebagaimana dilansir Antara BJ Habibie mengemukakan, Indonesia harus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya menjadi SDM yang unggul agar mampu memenangkan persaingan global.

"Partai Golkar harus mendorong impelementasi revitalisasi Pancasila dengan menjadikan SDM unggul," kata BJ Habibie saat menjadi pembicara utama pada seminar nasional "Revitalisasi Ideologi Pancasila Sebagai Landasan Perjuangan Partai Golkar" yang diselenggarakan Fraksi Partai Golkar MPR RI di Jakarta, Kamis (19/10).

Menurut Habibie, Bangsa Indonesia jika ingin maju harus menguatkan SDM dan bukan sumber daya alam (SDA) karena jika mengandalkan SDA hanya dipermainkan dunia internasional.

Partai Golkar yang didirikan untuk mengukuhkan Pancasila dan persatuan Indonesia, kata dia, harus mengambil peran tersebut, yakni menjaga Pancasila sebagai ideologi negara dan persatuan Indonesia.

"Revitalisasi ideologi Pancasila bukan mengubah dasar pemikiran, tapi bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dengan menciptakan SDM unggul, yang dapat mengambil peran strategis di tengah masyarakat," katanya.

Presiden ketiga Republik Indonesia ini menambahkan, SDM unggul merupakan dapat mendorong percepatan pembangunan dan merata, baik kesejahteraan, kualitas pendidikan, maupun kualitas SDM.

Partai Golkar, kata dia, harus dapat menjadikan Bangsa Indonesia memiliki SDM terbarukan, yakni generasi yang unggul. Partai Golkar harus mampu melahirkan kader yang lebih baik.

“Pemimpin Partai Golkar jika tidak mampu menciptakan generasi unggul berarti pemimpin itu gagal," katanya.

Habibie juga mengingatkan pimpinan Partai Golkar agar memikirkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Indonesia, dimulai dari mewujudkan keluarga sejahtera.

Generasi muda, menurut mantan Menristek era Presiden Soeharto itu perlu dididik dengan pembudayaan nilai-nilai Pancasila yang impelentasinya adalah perilaku santun dan takwa.

"SDM yang unggul akan menjadi andalan dalam pembangunan Indonesia sebagai sebuah negara maju dan modern," pungkas BJ Habibie.(*)

#BJ Habibie #Presiden Ketiga BJ Habibie #Partai Golkar #Generasi Muda (GM)
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Partai Golkar mendorong ambang batas parlemen naik jadi 5 persen. Angka itu dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Indonesia
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Golkar meminta pemerintah dan DPR untuk membahas RUU Pemilu. Hal itu dikarenakan Pemilu 2029 segera mendekati tahapan awal.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Partai Golkar angkat bicara soal isu reshuflle kabinet. Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, bahwa hal itu merupakan wewenang Presiden.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Indonesia
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Orientasi Partai Golkar ke depan akan menitikberatkan pada hasil kerja nyata dan loyalitas para anggotanya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Indonesia
Marak Disalahgunakan, DPR Desak Penjualan Whip Pink Diperketat
Komisi IX DPR RI meminta pemerintah bertindak tegas atas penjualan bebas Whip Pink. Peredaran zat itu mengancam generasi muda.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Marak Disalahgunakan, DPR Desak Penjualan Whip Pink Diperketat
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menanggapi usulan Partai Golkar soal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Indonesia
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terjaring OTT KPK pada Rabu (10/12). Golkar pun menghormati proses hukum yang berlaku.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Bagikan