Teknologi

Bisnis Semakin Praktis dan Aman dengan Inovasi Tanda Tangan Digital

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 21 Mei 2019
Bisnis Semakin Praktis dan Aman dengan Inovasi Tanda Tangan Digital

Tanda tangan digital membuat transaksi lebih praktis (Foto Pexels/rawpixel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANDA tangan digital menjadi inovasi terbaru dalam berbisnis. Bersamaan dengan itu, identitas digital juga berdampingan dengan tanda tangan digital. Kedua teknologi ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi bisnis.

Jadi apa fungsi tanda tangan digital? Tanda tangan digital dapat memudahkan proses bisnis. Contohnya dalaperbankan. Untuk membuat rekening, calon nasabah enggak perlu datang ke bank dan bertatap muka dengan teller.

Nasabah dan teller cukup melakukan transaksi dari tempat masing-masing. Melalui video call, kemudian calon nasabah tersebut bisa melakukan tanda tangan digital, untuk mensahkan transaksi.

Agaknya memang terdengar enggak aman. Namun, keamanan tanda tangan digital terjamin dengan adanya privyid, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang RegTech (Regulatory Technology). Solusi yang ditawarkan perusahaan ini sangat aman.

Perusahaan itu memiliki teknologi yang mampu memberikan data pribadi yang lebih menyeluruh bagi pengguna jasa. Ditambah, dapat meminimalisir risiko penipuan siber bagi pelaku bisnis.

Baca juga:

Sudah Saatnya Perempuan Mengenal Teknologi

Marshall Pribadi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Menurut CEO privyid, Marshall Pribadi, tanda tangan digital dapat membuat jalanya transaksi lebih praktis. Selain itu, tanda tangan digital juga akan memangkas biaya administrasi yang biasanya sering digunakan untuk kertas formulir.

"Tanda tangan digital lebih murah karena gak perlu ada biaya printing lagi," ujar Marshall saat ditemui di Senopati, Jakarta Selatan, Senin (20/5)

Marshall menambahkan, privyid menggunakan teknologi asymmetric cryptography dan public key infrastructure. Teknologi tersebut berfungsi unutk menerbitkan tanda tangan bersertifikasi. " Tanda tangan digital bersertifikasi melekat pada identitas yang terverifikasi. Sehingga memiliki kekuatan hukum yang sah," tuturnya.

Salah satu bank di Indonesia juga sudah bekerjasama dengan perusahaan penyedia tanda tangan digital itu. Jika sebelumnya proses transaksi dilakukan manual. Sekarang, nasabah bank tersebut bisa membuka rekening dimanapun mereka berada.

Keamanan tanda tangan digital ini sangat terjamin. Karena, mereka juga sudah beroperasi dengan sistem keamanan informasi berstandar internasional. Bahkan sudah terlisensi juga oleh Kominfo. (ikh)

#Digital
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Aturan mewajibkan setiap pengguna media sosial (medsos) mencantumkan nomor telepon seluler saat registrasi akun.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Berita Foto
Salesforce Hadirkan Agentforce World Tour di Jakarta, Percepat Transformasi Digital Berbasis AI
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Silmy Karim memberikan sambutan dalam Agentforce World Tour Jakarta 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Salesforce Hadirkan Agentforce World Tour di Jakarta, Percepat Transformasi Digital Berbasis AI
Indonesia
Kekerasan Seksual Secara Online Makin Meningkat, Platform Digital Bakal makin Diawasi
Tingginya laporan kasus kekerasan seksual online belum mencerminkan kondisi sebenarnya karena masih banyak kasus yang tidak dilaporkan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Kekerasan Seksual Secara Online Makin Meningkat, Platform Digital Bakal makin Diawasi
Indonesia
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Pantau 6 Indikator Kesehatan Mental Anak Efek Larangan Medsos
Indikator yang diamati meliputi prevalensi gejala depresi/ansietas, kualitas tidur, waktu layar harian, insiden cyberbullying, akses layanan kesehatan mental, dan indikator kesejahteraan keluarga
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Pantau 6 Indikator Kesehatan Mental Anak Efek Larangan Medsos
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Lifestyle
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Kombinasi AI dan blockchain membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkreasi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Lifestyle
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Tokenisasi saham menjadi primadona baru
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Indonesia
Pajak Digital Sudah Capai Rp 10,21 Triliun Hingga September 2025, Bakal Semakin Dioptimalkan
Untuk PPN PMSE, total setoran sejak 2020 hingga 2025 mencapai Rp 32,94 triliun. Setoran itu diserahkan oleh 207 PMSE dari 246 PMSE yang telah ditunjuk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Oktober 2025
Pajak Digital Sudah Capai Rp 10,21 Triliun Hingga September 2025, Bakal Semakin Dioptimalkan
Bagikan