Analisis Sentimen Pasar Bisa Jadi Strategi Pahami Dinamika Harga Aset Kripto

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 14 September 2025
Analisis Sentimen Pasar Bisa Jadi Strategi Pahami Dinamika Harga Aset Kripto

Ilustrasi perdagangan pasar kripto. (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Analisis sentimen pasar, yang merupakan evaluasi terhadap persepsi kolektif investor mengenai potensi pergerakan harga, adalah aspek krusial dalam pengambilan keputusan investasi. Sentimen pasar dapat terwujud dalam dua kondisi utama yakni bullish (optimisme) atau bearish (pesimisme). Keduanya memiliki peran besar dalam memengaruhi dinamika harga aset.

Memahami sentimen pasar secara mendalam memberikan banyak keuntungan bagi investor. Dengan mengidentifikasi sentimen yang berlaku, investor dapat menilai nilai fundamental aset dengan lebih akurat.

"Hal ini juga membantu investor mengenali fase-fase dalam siklus pasar yang dapat menjadi penentu strategi investasi," tulis tim Pintu Academy dalam keterangannya.

Baca juga:

90 Orang Jadi Korban Penipuan Kripto dan Trading, Kerugian Capai Rp 105 Miliar

Sebagai contoh, lonjakan harga Bitcoin pada tahun 2017 menciptakan sentimen pasar yang sangat bullish, mendorong banyak orang berinvestasi saat harga berada di puncak.

Akibatnya, ketika harga turun, banyak investor yang membeli di harga tinggi mengalami kerugian signifikan. Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya menganalisis sentimen pasar sebelum berinvestasi untuk menghindari keputusan yang didasari emosi.

Pengaruh Sentimen Pasar terhadap Harga

Sentimen pasar memiliki dampak besar pada permintaan dan penawaran, yang secara langsung memengaruhi harga. Sentimen bullish cenderung menaikkan harga, sementara sentimen bearish cenderung menurunkannya.

Investor sering kali mengombinasikan analisis sentimen dengan alat analisis lainnya untuk menentukan sinyal masuk dan keluar pasar yang optimal.

Baca juga:

Aturan Anyar Pajak Kripto: Pajak Penghasilan 0,21 Sampai 1 Persen Per Transaksi, PPN Tidak Dikenakan Lagi

Dalam bukunya, John Maynard Keynes menjelaskan teori Animal Spirit, yang menggambarkan bagaimana insting dan sentimen investor memainkan peran krusial dalam keputusan pasar yang sering kali menghasilkan perilaku tidak rasional.

Oleh karena itu, analisis sentimen pasar adalah alat yang sangat berharga bagi setiap investor. Dengan memahami kecenderungan dan psikologi pasar, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan menghindari jebakan psikologis yang dapat mengakibatkan kerugian.

#Kripto #Investasi #Digital
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Prabowo pun menyinggung istilah robber barons yang populer digunakan di sejumlah negara pada abad ke-19, namun dinilainya sama dengan greedonomics di hadapan para undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Indonesia
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Dengan kehadiran Presiden, Indonesia mendapatkan investasi yang bagus dan banyak supaya bisa berkembang bersama dalam segi sumber daya manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Berita
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ketidakpastian ekonomi global mendorong investor Indonesia memilih diversifikasi investasi lintas negara untuk mengelola risiko portofolio.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Bagikan