Bintang Berukuran 7,5 Meter Hiasi Puncak Menara Sagrada Familia, Barcelona
Sagrada Familia adalah salah satu proyek arsitektur paling rumit dan memakan waktu. (Foto: observador)
BINTANG besar dengan 12 sudut dipasang di atas salah satu menara katedral Sagrada Familia Antoni Gaudí di Barcelona.
Bintang yang berukuran 7,5 meter dan berat 5.500 kg itu dipasang di ujung menara Perawan Maria pada hari Senin (29/11), demikian rilis pernyataan dari yayasan yang mengelola katedral itu.
Baca Juga:
Menurut CNN, hiasan itu dibuat dari kaca bertekstur dan potongan baja tahan karat sebagai bintang besar bercahaya yang telah mengubah cakrawala Barcelona. Bahkan dianggap sebagai dorongan bangkit untuk membawa cahaya dan harapan.
Bintang tersebut akan diresmikan dalam Misa dan pemberkatan yang akan berlangsung pada tanggal 8 Desember. Saat itu bintang itu akan diterangi dengan lampu sorot di dasar setiap titik untuk pertama kalinya.
Sagrada Familia adalah salah satu proyek arsitektur paling rumit dan memakan waktu yang pernah dilakukan. Bangunan itu masih belum selesai setelah 139 tahun dari masa awal ide untuk sebuah gereja di lokasi tersebut pertama kali dibahas. Hebatnya, pada tahun 2016 terungkap bahwa pembangunannya ilegal.
Modernis asal Catalan, Antoni Gaudí, meminta izin pada tahun 1885 dari dewan kota Sant Martí de Provençals, yang sekarang salah satu lingkungan Barcelona. Tapi pihak berwenang menemukan bahwa dia tidak pernah menerima jawaban atas permohonannya.
Pada Juni 2019, gereja yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2005 itu, akhirnya mendapat izin mendirikan bangunan. Sagrada Familia mendapat izin mendirikan bangunan setelah 137 tahun.
Baca Juga:
Pengerjaan Sagrada Familia mungkin telah berlangsung lama, tetapi bangunan itu tetap belum selesai hingga hari ini. Pembangunan basilika Sagrada Familia dimulai pada tahun 1882 oleh arsitek Francisco Paula de Villar, sementara Gaudí mulai terlibat pada tahun 1883 setelah Francisco mengundurkan diri sebagai arsitek utamanya.
Sejak mengambil alih proyek tersebut, Gaudí menyesuaikan gaya arsitektur dan konstruksi basilica sesuai dengan gayanya, menggabungkan gaya arsitektur Gothic dan bentuk lengkungan lengkungan Art Nouveau.
Gaudí, yang karya-karya istimewanya ditemukan di seluruh kota pesisir Spanyol, mendedikasikan hidupnya untuk membangun katedral sampai dia meninggal setelah tertabrak trem pada tahun 1926 pada usia 73 tahun. Kurang dari seperempat dari proyek Sagrada Família telah selesai.
Sejak itu, serangkaian arsitek telah bekerja untuk menyelesaikannya sesuai dengan desain asli Gaudí. Pekerjaan dijadwalkan berakhir pada 2026, menandai 100 tahun sejak kematian arsitek, tetapi penyelesaiannya tertunda oleh pandemi COVID-19. (aru)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel