Bintang Berukuran 7,5 Meter Hiasi Puncak Menara Sagrada Familia, Barcelona

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 07 Desember 2021
Bintang Berukuran 7,5 Meter Hiasi Puncak Menara Sagrada Familia, Barcelona

Sagrada Familia adalah salah satu proyek arsitektur paling rumit dan memakan waktu. (Foto: observador)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BINTANG besar dengan 12 sudut dipasang di atas salah satu menara katedral Sagrada Familia Antoni Gaudí di Barcelona.

Bintang yang berukuran 7,5 meter dan berat 5.500 kg itu dipasang di ujung menara Perawan Maria pada hari Senin (29/11), demikian rilis pernyataan dari yayasan yang mengelola katedral itu.

Baca Juga:

Tips Tenang Tinggalkan Hewan Peliharaanmu Saat Bekerja

bintang
Pemasangan bintang 12 sudut pada ujung menara Perawan Maria di Sagrada Familia. (Foto: lonelyplanet)

Menurut CNN, hiasan itu dibuat dari kaca bertekstur dan potongan baja tahan karat sebagai bintang besar bercahaya yang telah mengubah cakrawala Barcelona. Bahkan dianggap sebagai dorongan bangkit untuk membawa cahaya dan harapan.

Bintang tersebut akan diresmikan dalam Misa dan pemberkatan yang akan berlangsung pada tanggal 8 Desember. Saat itu bintang itu akan diterangi dengan lampu sorot di dasar setiap titik untuk pertama kalinya.

Sagrada Familia adalah salah satu proyek arsitektur paling rumit dan memakan waktu yang pernah dilakukan. Bangunan itu masih belum selesai setelah 139 tahun dari masa awal ide untuk sebuah gereja di lokasi tersebut pertama kali dibahas. Hebatnya, pada tahun 2016 terungkap bahwa pembangunannya ilegal.

Modernis asal Catalan, Antoni Gaudí, meminta izin pada tahun 1885 dari dewan kota Sant Martí de Provençals, yang sekarang salah satu lingkungan Barcelona. Tapi pihak berwenang menemukan bahwa dia tidak pernah menerima jawaban atas permohonannya.

Pada Juni 2019, gereja yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2005 itu, akhirnya mendapat izin mendirikan bangunan. Sagrada Familia mendapat izin mendirikan bangunan setelah 137 tahun.

Baca Juga:

Restoran di Rusia Ini Terlihat Seperti Rumah Kusam

bintang
Bintang berukuran 7,5 meter itu dibuat dari kaca bertekstur dan potongan baja tahan karat. (Foto: elconfidencial)

Pengerjaan Sagrada Familia mungkin telah berlangsung lama, tetapi bangunan itu tetap belum selesai hingga hari ini. Pembangunan basilika Sagrada Familia dimulai pada tahun 1882 oleh arsitek Francisco Paula de Villar, sementara Gaudí mulai terlibat pada tahun 1883 setelah Francisco mengundurkan diri sebagai arsitek utamanya.

Sejak mengambil alih proyek tersebut, Gaudí menyesuaikan gaya arsitektur dan konstruksi basilica sesuai dengan gayanya, menggabungkan gaya arsitektur Gothic dan bentuk lengkungan lengkungan Art Nouveau.

Gaudí, yang karya-karya istimewanya ditemukan di seluruh kota pesisir Spanyol, mendedikasikan hidupnya untuk membangun katedral sampai dia meninggal setelah tertabrak trem pada tahun 1926 pada usia 73 tahun. Kurang dari seperempat dari proyek Sagrada Família telah selesai.

Sejak itu, serangkaian arsitek telah bekerja untuk menyelesaikannya sesuai dengan desain asli Gaudí. Pekerjaan dijadwalkan berakhir pada 2026, menandai 100 tahun sejak kematian arsitek, tetapi penyelesaiannya tertunda oleh pandemi COVID-19. (aru)

Baca Juga:

Desa Vors Hungaria Bangun Gua Natal Terbesar di Eropa

#Wisata #Travel #Traveling
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan