Biden Mengaku Mundur dari Pemilu demi Satukan Partai Lawan Trump

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 26 Juli 2024
Biden Mengaku Mundur dari Pemilu demi Satukan Partai Lawan Trump

Joe Biden mengaku mundur untuk satukan partai melawan Donald Trump. (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN AS Joe Biden mengumumkan ia membatalkan pencalonan presiden untuk masa jabatan kedua, Rabu pekan lalu. Biden mengaku melakukan hal itu demi menyatukan partai dan menghadapi ancaman terhadap demokrasi Amerika oleh Donald Trump.

Biden menyatakan, meski merasa rekam jejaknya layak untuk periode kedua, ia memilih untuk menyerahkan tanggung jawab kepada generasi baru. Demikian diungkap Variety, Rabu (24/7). "Tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk menyelamatkan demokrasi kita. Jadi, saya telah memutuskan cara terbaik ialah menyerahkan tongkat estafet kepada generasi baru," kata Biden.

Biden mengundurkan diri dari pencalonan pada hari Minggu setelah tekanan dari pemimpin partai, donor, dan anggota Demokrat yang khawatir tentang usianya yang lanjut dan kemampuannya untuk menghadapi Trump yang berencana mencalonkan diri kembali.

Dalam pidatonya dari Ruang Oval, Biden hanya menyinggung usia secara singkat dan menggarisbawahi pentingnya peran suara-suara muda.

Baca juga:

Joe Biden Undur Diri dari Pilpres Amerika, Barack Obama Menyebutnya Patriot Cinta Negara

Biden mendukung Wakil Presiden Kamala Harris, yang telah memperoleh dukungan delegasi yang diperlukan untuk merebut nominasi Demokrat. Biden menegaskan perlunya memilih antara kemajuan dan kemunduran, harapan dan kebencian, persatuan dan perpecahan, serta pentingnya kejujuran dan demokrasi.

Ia juga berjanji menyelesaikan masa jabatannya dengan mendorong reformasi Mahkamah Agung dan mengakhiri perang di Gaza.

Sementara itu, Trump mengkritik Harris, menuduhnya menutupi kelemahan Biden dan menyebutnya sebagai skandal terbesar dalam sejarah politik Amerika saat kampanye di Charlotte, NC.(waf)

Baca juga:

Kamala Harris Maju Pilpres AS, Kubu Donald Trump Ketar-Ketir

#Joe Biden #Pemilu Amerika #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Dunia
Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Trump menyampaikan janji itu dalam pidatonya di konvensi Partai Republik yang untuk pertama kalinya digelar di tengah masa jabatan presiden.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Dunia
Trump Kembali Bikin Geger, Islandia Protes Peta yang Gambarkan Wilayahnya Milik AS
Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah mengunggah sebuah peta yang menggambarkan Islandia dan sejumlah wilayah lain berada di bawah bendera AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Trump Kembali Bikin Geger, Islandia Protes Peta yang Gambarkan Wilayahnya Milik AS
Dunia
Gubernur Tolak Usulan Trump Ubah New Mexico Jadi New America
New Mexico merupakan negara bagian ke-47 AS yang bergabung pada 1912 dengan ibukota Santa Fe dan kota terbesar ​​​​​​​Albuquerque.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Gubernur Tolak Usulan Trump Ubah New Mexico Jadi New America
Bagikan