MerahPutih Nasional- Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo mengatakan, tim SAR gabungan berharap bisa melakukan pencarian yang lebih optimal besok, Senin (5/1).
Kabarnya, cuaca besok yang diprediksi lebih baik dari sekarang menjadikan Basarnas akan memprioritaskan untuk melakukan penyelaman dalam pencarian jenazah korban, badan pesawat dan kotak hitam dari AirAsia di penerbangan QZ8501 tersebut.
Lebih lanjut ia menambahkan, prioritas besok adalah penyelaman di daerah dengan obyek yang di duga adanya badan pesawat.
"Besok, prioritasnya adalah penyelaman di daerah dengan obyek yang kita duga ada bodi pesawat," kata Marsekal Madya, FHB Soelistyo kepada wartawan di Kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (4/1).
Ia menjelaskan, di daerah yang menjadi prioritas pencarian, akan ada lima kapal yang dikerahkan untuk mencari kotak hitam di pesawat itu. Pencarian di Selat Karimata, perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah itu akan dipusatkan di lokasi yang di duga sebagai tempat badan pesawat berada.
"Kami akan berupaya temukan black box. Berdasarkan pengalaman selama ini, black box tidak terlalu jauh dari debris (serpihan) yang merupakan bodi-bodi pesawat," ucap FHB Soelistyo.
Namun demikian, pencarian jenazah korban tetap diprioritaskan dalam pencarian besok.
"Itu dua hal yang bersama-sama kita lakukan. Korban akan terus kami upayakan untuk di dapat sebanyak-banyaknya," tuturnya.
Hingga hari kedelapan, Basarnas sudah mengkonfirmasi ada 34 jenazah yang ditemukan dalam pencarian di Selat Karimata. Dari 34 jenazah, tim Disaster Victim Identification sudah memastikan identitas 9 jenazah. Sebanyak 21 jenazah masih menjalani proses identifikasi oleh tim DVI, sedangkan 4 jenazah yang ditemukan hari ini baru tiba di Surabaya setelah diterbangkan dari Pangkalan Bun. (AKU)