Besok, Basarnas Ajak Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 05 November 2018
Besok, Basarnas Ajak Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang

Puing dan barang pesawat Lion Air JT-610. Foto: Basarnas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bangkai pesawat dan korban Lion Air JT-610 belum sepenuhnya ditemukan pascatujuh hari tragedi jatuhnya pesawat tersebut di perairan Karawang, Jawa Barat.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya M Syaugi mengatakan bahwa besok pihaknya akan melakukan kegiatan tabur bunga di titik jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang. Prosesi tabur bungan itu juga didukung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Ya, besok dilakukan (tabur bunga) dengan dukungan dari Panglima TNI untuk memberikan kapal besarnya termasuk Basarnas," kata Syaugi di Jakarta, Senin (5/11).

Tim NTSB Amerika Serikat turut memeriksa puing-puing pesawat Lion Air JT-610. (MP/Ist)

Syaugi menjelaskan maksud tabur bunga itu untuk mendoakan. Pihaknya sengaja mengajak keluarga korban agar tahu bagaimana proses pencarian dan evakuasi.

"Artinya kita mendoakan supaya keluarga korban ini juga tahu bagaimana yang kita kerjakan, mana lokasinya sehingga mereka memahami betul," jelasnya.

Syaugi pun akan memfasilitasi para keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 yang mau ikut serta dalam upacara berdoa atau tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat yang membawa 198 penumpang tersebut.

"Bagi keluarga korban yang berkeinginan untuk menuju ke lokasi untuk berdoa atau apapun lah kita memfasilitasi. saya juga senang bisa melihat langsung di situ," ungkapnya. (Asp).

#Lion Air JT610 Jatuh #Insiden Lion Air #Basarnas
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Tim penyelamat fokus menggunakan teknik cutting atau pemotongan dan lifting atau pengangkatan material untuk memisahkan badan korban dari jepitan logam.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Indonesia
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Tiga penumpang masih terjepit di KRL Bekasi Timur pasca tabrakan KA Argo Bromo Anggrek.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Indonesia
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, yakni Patrick K., Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Indonesia
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Basarnas masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Indonesia
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Terkait jumlah pasti korban, masih menunggu hasil pencarian dan pendataan lebih lanjut dari petugas di lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Komisi V DPR RI menegaskan bahwa dukungan anggaran harus berbanding lurus dengan dampak nyata bagi publik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Bagikan