Besok, APBS Kerahkan Ribuan Buruh Demo di Empat Lokasi Surabaya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 28 September 2021
Besok, APBS Kerahkan Ribuan Buruh Demo di Empat Lokasi Surabaya

Ilustrasi - Demo buruh. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aliansi Pekerja Buruh Surabaya (APBS) akan menggelar demonstrasi di empat titik, yaitu PT Unilever Indonesia, PT DHL Supply Chain, PT Amalia Multi Sarana, dan Disnakertrans Jatim, Rabu (29/9) besok.

Merujuk pada surat bernomor 004/APBS/IX/2020/EX dari pihak APBS, rencana demo tersebut berlangsung hingga Kamis (30/9) depan.

Surat tersebut ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya berisi lima poin pokok tuntutan, di antaranya tindak tegas pengusaha yang menjalankan proses "perbudakan modern", tindak tegas pengusaha atas pelanggaran union blasting.

Baca Juga:

100 Ribu Buruh Divaksin, Kapolri: Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan

Selain itu, mereka juga menuntut mempekerjakan kembali sembilan pekerja yang mengalami pemutusan hubungan pekerjaan (PHK) akibat penilaian manajemen yang tidak transparan, bayar upah pekerja dalam proses permasalahan, dan tindak tegas pimpinan yang tidak mampu menjaga kondisi lingkungan kerja.

Saat dihubungi melalui ponsel oleh awak media, Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih sudah menerima pemberitahuan dari surat tersebut.

 Surat pemberitahuan aksi yang akan digelar Aliansi Pekerja Buruh Surabaya besok, Rabu (29/9). (Foto: Ist)
Surat pemberitahuan aksi yang akan digelar Aliansi Pekerja Buruh Surabaya besok, Rabu (29/9). (Foto: Ist)

Ia menekankan penerapan prokes secara ketat dan diusahakan diwakilkan saja.

"Kami sudah menerima pemberitahuannya kemarin. Kita masih berkoordinasi dengan serikat pekerja itu untuk melakukan imbauan prokes, kalau bisa melalui perwakilan saja," ungkap Fakih, Selasa (28/9).

Baca Juga:

Buruh Diingatkan Untuk Siap Berdampingan Hidup Dengan COVID-19

Otomatis aksi ini disorot sebab berpotensi terjadi munculnya klaster COVID-19.

Ia juga menegaskan, jika aksi tersebut tak menerapkan prokes, tim keamanan akan langsung membubarkan.

"Pertama kita akan beri peringatan dahulu. Kan aturannya ada. Kalau tidak bisa mendengarkan ya kita bubarkan. Kita akan lakukan upaya yang terbaik," beber Fakih. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Kapolri Sebut Vaksinasi Buruh di Banten Perlu Diperbanyak

#Surabaya #Demo Buruh
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMP DKI Jakarta 2026. KSPI menilai upah Rp 5,73 juta terlalu kecil dan tidak sesuai biaya hidup ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Indonesia
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh akan menggelar aksi serentak di Jakarta pada Kamis (15/1). Sejumlah tuntutan bakal dilayangkan, termasuk revisi UMP DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi ini akan diikuti ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta dengan konvoi sepeda motor.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Indonesia
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Penetapan UMP Jakarta 2026 mendapat penolakan. Para buruh siap mengambil jalur hukum untuk menolak kebijakan tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
UMP Jakarta 2026 dinilai terlalu kecil. Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, bahwa gaji di Sudirman lebih kecil dibanding Karawang.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Bagikan