Besok, Ajudan Prabowo Bakal Diperiksa Terkait Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet di ruang sidang PN Jaksel (Foto: MP/Gomes)
MerahPutih.Com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet.
Sidang dijadwalkan akan dimulai pukul 08.30 WIB, Selasa (9/4) besok dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Kajari Jakarta Selatan Supardi mengatakan, agenda sidang masih mendengarkan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
"Keterangan saksi, Insyaallah ada empat orang," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/4).
Supardi menyebut, saksi-saksinya terkait penyebaran foto lebam muka aktivis perempuan ini, salah satunya ajudan Prabowo.
"Diantaranya, yang kirim foto, yang ikut demo, dan mungkin ajudan Prabowo," katanya.
BACA JUGA: Jubir BPN: Hoaks Ratna Sarumpaet Tidak Terkait Prabowo
Ratna Sarumpaet Resmi Dipecat Prabowo dari Badan Pemenangan Koalisi Indonesia Adil Makmur
Terbongkar, Alasan Ratna Sarumpaet Absen Jumpa Pers Bareng Prabowo
Ratna menjadi tersangka karena menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018. Namun, polisi menemukan pada tanggal itu, Ratna sedang dirawat usai operasi plastik di Jakarta.
Atas kebohongannya, ia dikenakan Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.(Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat