Bertemu Tokoh Tionghoa, Anies Ingin Jakarta Punya Persatuan yang Kuat
Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Komunitas Tionghoa di Jakarta, Jumat (22/9). (Foto Istimewa)
MerahPutih.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu sejumlah tokoh bisnis Tionghoa di Restoran Dollar Shop, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Jumat (22/9). Dalam pertemuan dengan para tokoh komunitas Tionghoa itu, Anies menyampaikan dirinya ingin adanya suasana interaktif satu dengan yang lainnya sesama warga Jakarta.
“Kita ingin Jakarta yang lebih terbuka dan saya nanti akan terbuka, termasuk dalam menyusun peraturan. Kita ingin Jakarta lebih efisien dan aman dengan stabilitas yang riil bukan stabilitas semu,” kata Anies dalam keterangan tertulis, yang diterima Merahputih.com, Sabtu (23/9).
Pada kesempatan itu juga Anies juga mengutarakan masalah yang dihadapi Jakarta yaitu lapangan pekerjaan, pendidikan dan kesehatan.
Anies ingin warga Jakarta bisa hidup dengan nyaman, karena punya pekerjaan yang baik dan perekonomian berjalan dengan baik.
“Kita ingin Jakarta menjadi kota yang memiliki persatuan yang kuat. Persatuan yang sesungguhnya yang ditopang rasa keadilan. Ini bisa kita lakukan bila kita secara serius hadir dengan perasaan persatuan,” tambahnya.
Di hadapan tokoh Tionghoa tersebut, Anies menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik diadakannya silaturahmi ini. Menurutnya pertemuan ini bisa terus berlanjut.
“Ini adalah pertemuan pertama, namun bukan yang terakhir, pertemuan ini bisa terus dilakukan,” ujar Anies.
Sementara itu DR Eddie Kusuma menilai Anies Baswedan adalah figur yang terbuka dan bisa memecahkan masalah di Jakarta.
“Pak Anies adalah seorang yang ingin membangun negeri ini dengan pengalamannya sebagai akademisi,” ujar Dewan Pembina Fortiber itu.
Pertemuan ini dilangsungkan secara interaktif, di mana mereka yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat maupun pertanyaan kepada Gubernur terpilih DKI Jakarta.
Bertindak sebagai tuan rumah, pebisnis properti Didi Dawis beserta keluarga mengungkapkan pertemuan ini diikuti oleh para tokoh dari berbagai perkumpulan Tionghoa.
Di antaranya, DR Eddie Kusuma, Jusuf Hamdani, Amanthius Wihardjo, Abu Hermanto, Suparno, Halim Jusuf, Sumadi Kusuma, Rachmat MS, Tajudin, DR (HC) Adjie Susanto, Suwarno Chandra, HM Anda Hakim, Willy, Djoko Wihardjo dan lain-lain.
Pertemuan ini dilangsungkan secara interaktif, di mana mereka yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat maupun pertanyaan kepada Gubernur terpilih DKI Jakarta. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian