Bertemu Ridwan Kamil, PSI Sindir Program Kerja Anies

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 30 Mei 2021
Bertemu Ridwan Kamil, PSI Sindir Program Kerja Anies

Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama Dewan Pimpinan Wilayah PSI Jakarta, menemui langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk bertukar ide mengenai tata kelola dan inovasi pemerintahan daerah.

Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar mengatakan, berbeda dengan Jakarta, Jawa Barat menghadapi tantangan besar dari banyaknya jumlah penduduk dan luasnya wilayah yang harus dikelola yakni mencapai 27 kabupaten/kota.

Baca Juga

Pengendalian COVID-19 DKI Dapat Nilai E, PSI Minta Anies Tarik Rem Darurat

Menurutnya tanpa adanya kemampuan kepemimpinan yang memadai, maka program atau konsep ide apapun akan sulit diwujudkan.

“Jawa Barat harus punya pemimpin yang kuat karena merupakan provinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia, selain itu wilayah otonomnya juga banyak. Pak RK sudah membuktikan, dalam 3 tahun kepemimpinannya banyak program gagasan yang sudah dieksekusi dan diakui keberhasilannya,” ujar Michael, Sabtu (29/5).

Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar. Foto: Istimewa

Beberapa program unggulan Jawa Barat antara lain Jabar Digital Service, SIM Jawara hingga One Pesantren One Product. Menurutnya program-program tersebut layak untuk diaplikasikan di daerah-daerah lain di Indonesia, tidak terkecuali Jakarta.

“Program-program yang berhasil ini layak jadi percontohan nasional. Jika diterapkan di Jakarta, hasilnya pasti akan lebih inovatif lagi karena anggaran Jakarta hampir 2 kali lipat Jawa Barat,” tambahnya.

Sementara di Ibu Kota, sejumlah program kerja yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan seperti Rumah Nol Rupiah dan program kewirausahaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) tidak kunjung berjalan lancar.

“Jangan sampai kita terlena karena anggaran besar lalu minim inovasi. Jakarta harusnya punya lebih banyak program unggulan yang layak jadi percontohan nasional,” imbuh Michael. (Pon)

Baca Juga

Menkes Minta Maaf Beri Nilai E soal Penanganan Corona di DKI

#PSI #Anies Baswedan #Ridwan Kamil
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan